Coblos Ulang di Tangerang Kurang Gairah

TANGERANG,SNOL Pemungutan suara ulang di 66 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Tangerang seakan tanpa gairah, Minggu (13/4). Tak ada lagi ibu-ibu berdandan necis menuju TPS.
Tiada juga antrian panjang calon pemilih jelang pencoblosan seperti yang terjadi pada Pemilu 9 April 2014 lalu.
Seperti terlihat di TPS No.59, Cluster Cendana, Perumahan Taman Royal I, Kelurahan Tanah Tinggi Kecamatan Tangerang  Kota Tangerang. Hingga pukul 10.00 pagi, pencoblosan seperti sudah selesai.
Ketua KPPS 59, Hairul Muminin mengatakan, terjadi penurunan partisipasi pemilih di PSU. Dari jumlah DPT 462 jiwa, hanya 175 orang yang menggunakan hak suaranya. Padahal, jumlah pemilih pada tanggal 9 April lalu mencapai 267 orang.
“Kalau secara umum berjalan lancar namun animo masyarakat menurun dari sebelumnya. Yah mungkin karena PSU dianggap tidak menarik dan masyarakat mempunyai aktivitas lain. Kita saja mendapat surat undangan dari KPU sabtu sore, jadi waktunya sangat mepet. Tetapi ini juga sudah lumayan karena TPS ini kan DPT adalah orang-orang perumahan,” ujar Hairul Muminin, kemarin.
Selain TPS yang letaknya di perumahan, penurunan tersebut juga diakibatkan karena jangka waktunya yang mendesak dan persiapan yang singkat. Meskipun pihaknya sudah melakukan segala cara seperti menyebar undangan C6, mengimbau melalui pengeras suara dan mengirim sms serta menelepon ke warga.
Anggota Panwaslu Kota Tangerang, M Agus Muslim mengatakan, secara umum pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) berjalan baik. Namun masih terdapat kendala teknis di TPS. Di Kecamatan Karawaci, seluruh TPS tidak memiliki form C.1 untuk rekapitulasi suara partai dan Caleg. Kemudian di Kecamatan Periuk di 2 TPS, yaitu TPS 38 Kelurahan Gembor dan TPS 26 Kelurahan Periuk tertukarnya C.1 pleno untuk DPRD provinsi dengan C.1 pleno DPRD Kota.
“Semuanya sudah kita sampaikan langsung ke KPU untuk diselesaikan. Untuk partisipasi juga ada penurunan seperti di TPS 62 Kelurahan Tanah Tinggi jumlah DPT 378 pemilih tetapi yang mencoblos hanya 159 orang,” jelasnya.
Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi mengatakan proses penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) berjalan lancar dan baik sesuai dengan aturan. Meskipun ada sedikit kesalahan teknis seperti permasalahan TPS yang tidak ada form C.1 untuk rekap suara partai dan caleg serta tertukarnya C.1 plano untuk DPRD provinsi dengan C.1 plano DPRD Kota langsung bisa diatasi.
“Ya kita mendapat informasi pukul 09.00 wib, masalah itu langsung kita tangani semua dan sudah lengkap,” jelasnya.
Ditanya soal tingkat partisipasi pemilih yang menurun dibanding pemilihan 9 April lalu, dia mengatakan bahwa partisipasi dari 66 TPS yang melaksanakan PSU sangat bervariasi.
“Mungkin di tempat lain ada yang tingkat partisipasinya menurun tapi hasil pantauan kami ada juga yang naik dibanding tingkat partisipasi yang tanggal 9 April. Seperti terjadi di TPS 15 Kunciran Indah itu lebih tinggi dari yang kemarin. Secara keseluruhan tingkat partisipasi pemilih di PSU mencapai 50-55 persen. Dan saya rasa masyarakat masih peduli dengan datang ke TPS. Masyakat masih mau memilih wakil rakyatnya dengan bebas,” tuturnya.
Selain di Kota tangerang, PSU juga terjadi di tiga TPS di Kabupaten Tangerang dan satu TPS di Kabupaten Lebak.(mg17/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.