JPPR Laporkan Hasil Pemantauan ke Bawaslu

JAKARTA,SNOL Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) melaporkan hasil pemantauan selama hari pemungutan dan rekapitulasi ke Bawaslu. Hasil pemantauan berasal dari 1005 TPS di 25 provinsi.
Aktivis JPPR Masykuruddin Hafidz menjelaskan, laporan JPPR ke Bawaslu terdiri dari lima kategori pelanggaran Pemilu. Yaitu berkaitan dengan data pemilih, logistik Pemilu, politik uang, pelayanan petugas TPS dan intimidasi.
Menurutnya, pelaporan ini sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam memastikan pelaksanaan Pemilu berjalan jujur, adil dan berintegritas.
“Sekecil apapun pelanggaran Pemilu yang terjadi tetaplah pelanggaran yang harus menjadi perhatian serius oleh lembaga pengawas Pemilu. Hasil pemantauan Pemilu merupakan wujud partisipasi yang ingin menunjukkan bahwa Pemilu bukan sekedar soal hasil, tetapi bagaimana proses kualitas penyelenggaraannya berlangsung,” jelasnya (Senin, 14/4).
Dia menambahkan, pelaporan ini juga ditujukan untuk melengkapi hasil pengawasan Bawaslu agar lebih dapat memenuhi unsur dalam menindaklanjuti pelanggaran Pemilu. Sisi lain, untuk memberikan aspek pendidikan kepada masyarakat pemilih bahwa Pemilu bukan sekedar soal hasil, tetapi integritas Pemilu ditentukan juga oleh sejauhmana tindakan hukum dan keadilan bagi pelanggarnya.
“Demokratis prosesnya, berkualitas hasilnya,” demikian Masykuruddin.(zul/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.