2 Pejabat Dindik Pandeglang Kini Ditahan Kejari

PANDEGLANG,SN— Berkas kasus dugaan pemotongan bantuan pengadaan Alat Peraga Edukasi (APE) dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) PAUD tahun anggaran 2013, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang. Polda Banten juga menyerahkan dua tersangkanya hasil Operasi Tanggap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu yakni berinisial ST, Kasi PAUD Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pandeglang dan EM, Kepala UPT PAUD Kecamatan Kaduhejo.

Pelimpahan terhitung sejak Senin (14/4) lalu dan langsung dilakukan penahanan oleh penyidik Kejari. ST saat ini mendekam di sel Rutan Pandeglang, sedangkan EM merupakan tahanan kota karena sedang sakit dan butuh perawatan tim medis.

Kepala Kajari Pandeglang Sitti Ratnah mengatakan, Surat perintah penahanan tingkat penuntutan untuk ST, nomor PRINT-494/0.6.12/Ft.1/04/2014 dan surat perintah penahanan tingkat penuntutan untuk EM nomor PRINT-495/0.6.12/Ft.1/04/2014. Keduanya dijerat pasal 12 huruf e dan pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diubah dan dilengkapi dengan UU nomor 21 tahun 200, tentang Pemberantasan Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“ST sudah menempati Rutan Pandeglang, dan EM statusnya tahanan kota karena yang bersangkutan sakit. Penahanan akan dilakukan 20 hari ke depan, menunggu pelimpahan berkas ke PN Tipikor Serang,” kata Sitti Ratnah, Rabu (16/4).

Pihaknya menerima limpahan berkas dari Kejaksaan Tinggii (Kejati) Banten, karena lokasi peristiwa kasus dugaan pemotongan atau pungli bantuan pengadaan APE dan BOP PAUD-nya di Kabupaten Pandeglang, maka penuntutan dilakukan oleh Kejari setempat.

“Kami akan laksanakan tugas sesuai dengan petunjuk pimpinan di Kejati, dan perintah sesuai dengan Aturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.

Diketahui, dua orang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Pendidikan (Dindik) Pandeglang terjaring operasi tangkap tangan yang dilakukan personil Polda Banten, Rabu (15/1). Mereka dicokok di gedung BRI unit Pandeglang, karena diduga melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap sejumlah penerima bantuan dana dari pemerintah.

Kedua pelaku yang tertangkap tangan berinisial EM, seorang PNS yang merupakan Koordinator PAUD Kecamatan Kaduhejo dan ST yang menjabat sebagai Kasie PAUD Dindik Pandeglang.

Atas kasus itu, Dindik memperketat pengawasan kinerja di lingkungan Dindik setempat dan menjadikan kasus itu sebagai peringatan semua pegawai. Terlebih, kasus dugaan korupsi di Dindik juga menyerat sejumlah pejabat Dindik, yaitu Mantan Kadindik Abdul Azis dan mantan Kabid TK/SD Hamim Sutawijaya, yang keduanya terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan alat peraga (Alper) olahraga tahun 2011 senilai Rp1,6 miliar. (mardiana/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.