KPK Geledah Rumah Mewah Di BSD

Terkait Dugaan Korupsi e-KTP di Kemendagri

PONDOK AREN,SNOL—Dimulai pukul 11.00 Kamis (24/4) kemarin, 12 petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masuk kedalam rumah mewah di Residence cluster Kebayoran Height Nlok KR A7/18 RT 02/07, Perumahan Bintaro, Kota Tangsel, Dipimpin oleh Noval Bawesdan mereka langsung menggeledah seisi rumah berlantai dua tersebut.

Selama penggeledahan, tak satupun penghuni rumah terlihat. Hanya saja, terlihat satu unit mobil Alphard dan Jaguar terparkir di rumah mewah tersebut.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Noval terlihat diikuti belasan penyidik KPK lainnya, membawa 2 buah kardus dan sebuah koper berwarna biru, yang diduga di dalamnya memuat beberapa berkas barang bukti kasus tersebut.

Tanpa memberikan keterangan, mereka langsung masuk ke dalam dua mobil Innova berwarna hitam. Belasan penyidik tersebut pun dikawal ketat oleh tiga petugas Brimop bersenjata api lengkap.

Juru Bicara KPK Johan Budi menjelaskan penggeledahan tersebut karena sang pemilik rumah Tunggul Baskoro terkait dalam tindak pidana korupsi pengadaan e-KTP. Tunggul merupakan salah seorang kepercayaan Sugiarto yang di duga melakukan penyalahgunaan kewenangan (TPK). “Betul, ada penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK. Terkait dengan penyidikan dugaan TPK pengadaan e-KTP,” ungkap Johan Budi dalam pesan singkatnya.

Selain di rumah Tunggul Baskoro, Johan Budi mengungkapkan, KPK juga menggeledah rumah Berman Hutasoit, di Foresta Giardina F11/10 RW 06 BSD, Kabupaten Tangerang. Kemudian rumah Sofran Irchamni, di Taman Tirta F20 RT 19 RW 06 Lengkong Raya, BSD, Kota Tangsel.

“Dan terakhir itu di rumah milik Andi Agustinus, Central Park Baverly Hills C10 Kota Wisata Cibubur. Pemeriksaan dilakukan secara berbarengan,” pungkas Johan Budi. (pramita/hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.