Kota Tangerang Sabet Penghargaan Tertinggi

JAKARTA,SNOL— Kota Tangerang, termasuk satu dari 10 daerah yang menerima Tanda Kehormatan Samkarya Parasamya Purnakarya Nugraha dari pemerintah. Salah satu penghargaan tertinggi di bidang pemerintahan ini diterima langsung oleh Walikota Tangerang Arief Wismansyah dari Wakil Gubernur Banten Rano Karno di hadapan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Mendagri Gamawan Fauzi di Istana Negara, Jakarta, Jumat, (25/4).

Seusai penerimaan itu, Arief mengaku tak menyangka wilayahnya menjadi salah satu yang terpilih sebagai penerima penghargaan. Dia menegaskan penghargaan ini merupakan hasil kinerja seluruh pegawai Pemkot Tangerang yang telah melakukan peningkatan kerja dalam rangka memberikan pelayanan publik.

“Semoga penghargaan ini dapat terus memberikan semangat dan motivasi bagi seluruh aparatur Pemkot. Kami berharap, para pegawai untuk meningkatkan kinerja sehingga dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Arief R Wismansyah usai menerima penghargaan tersebut. Penilaian dari Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) tersebut, diharapkan benar-benar menjadi tolak ukur bagi pemerintah Tangerang. Untuk targetnya ke depan, kata Arief, Pemkot Tangerang akan membuat program “Tangerang Cerdas”.

“Ini kami sedang menargetkan Tangerang cerdas. Yaitu memberikan

 beasiswa bagi masyarakat miskin di Tangerang, dan juga memberikan jaminan semua masyarat Tangerang untuk bisa sekolah,” ujarnya.

Dirjen Otda Kemendagri Djoehermansyah Djohan mengatakan penilaian pemberian penghargaan ini didasarkan pada bagaimana daerah menjalankan 34 urusan yang diserahkan pusat ke daerah.

Kriteria penilaian mencakup 600-an item. Kota Tangerang mendapatkan Parasamya Purnakarya Nugraha karena pelayanan publik maju, pelayanan pemerintahan memiliki skor tinggi dan pelibatan masyarakat cukup baik. Selain Kota Tangerang, gelar tata kelola pemerintahan terbaik juga diberikan kepada Kota Cimahi Jawa Barat, Kota Yogyakarta, Kota Depok Jawa Barat, Kabupaten Pacitan, Jombang dan Sleman. Sementara kategori provinsi diperoleh Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Sejumlah daerah yang tahun lalu menonjol seperti Surabaya, Bojonegoro, Bantaeng, Bandung dan DKI Jakarta, tahun ini tidak mendapat penghargaan ini karena prestasinya masih bersifat sektoral.

Selain itu beberapa daerah juga baru setahun atau dua tahun menunjukan prestasi yang signifikan. (jojo/flo/gatot/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.