Atut Usulkan 3 Calon Sekda Banten Diam-diam

DPRD Meradang dan Merasa Dilecehkan

SERANG,SNOL— Tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) Banten yang akan menggantikan Muhadi, dikabarkan telah diusulkan oleh Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah. Surat usulan calon Sekda itu diberikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Anwar Mas’ud dan Kepala Biro Hukum Samsir, ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Kamis 24 April 2014 lalu.

Kabar beredar yang diterima wartawan, tiga nama calon Sekda Provinsi Banten yang diusulkan oleh Atut tersebut yaitu Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten Zenal Mutaqin, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten Opar Sohari, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Hudaya Latuconsina. Ketiga orang tersebut berdasarkan data dari BKD Provinsi Banten secara administrasi kepegawaian telah layak dicalonkan sebagai Sekda menggantikan Muhadi yang akan pensiun pada 1 September mendatang.

Atut sendiri saat ini berada di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur. Atut diduga telah melakukan penyuapan dalam pengurusan sengketa Pilkada Lebak dan pemerasan alat kesehatan (Alkes) Provinsi Banten. Kasusnya ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anehnya, dalam surat usulan pengganti Muhadi sebagai Calon Sekda tersebut tanpa ada paraf atau tandatangan dari Wakil Gubernur Banten, Rano Karno, dan tidak diketahui oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Sekda Banten, Muhadi, ditemui usai sholat Jumat di Masjid Raya Al-Bantani KP3B, membenarkan usulan tiga calon Sekda ke Mendagri oleh Atut pada Kamis lalu. “Iya sudah diusulkan,” kata Muhadi, Jumat (25/4) lalu.

Namun sayangnya Muhadi enggan mengatakan secara rinci siapa saja tiga calon Sekda Banten tersebut yang telah diusulkan oleh Atut. “Sifatnya kan rahasia, masa saya harus ngomong,” jelasnya.

Begitupun saat disinggung mengenai rencana Rano Karno yang akan melakukan lelang terbuka dalam pencalonan Sekda Banten. “Tidak ngerti saya, kalau soal itu,” ujarnya.

Sementara itu, Opar mengatakan apa yang sudah jadi keputusan Gubernur Banten akan dijalankan. “Saya inikan punya pimpinan. Gimana pimpinana saja, saya akan ikuti saja,” kata opar saat ditemui di ruang kerjanya.

Saat dihubungi, Hudaya juga mengaku telah mengetahui namanya masuk dalam usulan calon Sekda Banten ke Mendagri oleh Atut pada Kamis lalu. “Saya dengar seperti itu (diusulkan,red),” ujar Hudaya.

Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Hudaya menegaskan, akan siap jika dipercaya dan dianggap mampu untuk diajukan sebagai Sekda Banten. “Saya akan mengikuti apa yang menjadi keputusan dan tahapannya saya rasa masih panjang, karena prosesnya ada uji kelayakan dan kepatutan dari Kemendagri nantinya,” jelasnya Sabtu (26/4).

Sebelumnya, Rano Karno telah menyatakan pengganti Muhadi sebagai Sekda Banten akan dilakukan secara lelang terbuka. Proses lelang jabatan telah dimulai sejak pekan lalu dan akan ditutup pada tanggal 8 Mei mendatang.

Sementara terkait usulan Atut, ketua komisi 1 DPRD Banten Agus R Wisas meradang menanggapi usulan calon ketiga Sekda tersebut. Rencananya Senin (hari ini,red) Kepala BKD Provinsi Banten, Anwar Masud akan dipanggil untuk dimintai penjelasan dan klarifikasi.

“Ini bukti bahwa pemerintahan Banten masih dipimpin dibalik bui, dan besok (hari ini,red) kami akan panggil Kepala BKD untuk dimintai penjelasan dan klarifikasinya,” kata Wisas melalui blackberry massanger, Sabtu (26/4).

Ia mengaku, tindakan Atut yang menyerahkan tiga nama calon Sekda Banten secara diam-diam tanpa melibatkan lembaga legislatif merupakan tindakan pelecehan. “Ini sudah mencoreng kami di DPRD,” jelas Agus kesal.

Setelah meminta klarifikasi langsung dan secara terbuka kepada Anwar Masud, nantinya Komisi I kemudian akan memanggil Sekda Banten, Muhadi sebagai Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). “Kami kumpulkan dulu bukti dan keterangan dari Kepala BKD, setelah itu kami nanti akan panggil Sekda,” tegas Wisas. (mg-11/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.