Rano Ngaji, Iman Joged

Bersama Ribuan Buruh di Hari Buruh Nasional

SERANG,SNOL—Wakil Gubernur Banten Rano Karno bersama ribuan buruh dari berbagai organisasi menggelar pengajian bersama di halaman Masjid Al-Bantani, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Acara dilakukan sebagai bentuk rasa syukur tanggal 1 Mei dijadikan hari libur nasional.

“Hari ini kita bersyukur bahwa pemerintah sudah menetapkan tanggal 1 Mei sebagai hari libur nasional. Pemerintah menetapkan libur nasional karena ada alasan kuat,” terang Rano dalam sambutannya. Rano mengimbau agar perjuangan buruh tidak boleh berhenti untuk menuntut segala hal yang harus dimiliki oleh kaum buruh.

Selain acara pengajian, para buruh dari berbagai macam organisasi seperti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Pekerja Nasional (SPN), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) serta organisasi buruh lainnya membuka stand hasil karya tangan mereka.

Rano pun memberikan bantuan dengan total Rp7,3 miliar. Bantuan ini diberikan dalam bentuk dua mobil ambulan kepada Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan memberikan bantuan beasiswa kepada anak yatim se-Banten.

Meghat Rakawana, salah satu anggota buruh FSPMI mengaku cukup senang tanggal 1 Mei dijadikan

 hari libur nasional. “Sebelumnya, kita selalu menuntut agar dijadikan libur nasional. Tapi, kita tetap berusaha agar kesejahteraan buruh meningkat. Kita bersama-sama dengan pemerintah ingin mensejahterakan buruh dengan cara duduk bersama seperti ini,” ucapnya.

Peringatan Hari Buruh Nasional dibuka langsung Wakil Gubernur Rano Karno, Hadir dalam acara Sekertaris Daerah Provinsi Banten, Kadisnakertrans, Kejari, ASDA 1 dan Staff Ahli, Polda Banten serta Danrem 064. Kegiatan diselenggarai oleh LKS Tripartit yang bertemakan ‘Mensyukuri 1 Mei Sebagai Hari Libur Nasional’. Pemerintah Provinsi Banten juga memberikan 60 unit hadiah door price kepada para peserta rekan buruh dari berbagai serikat, Rp300 juta untuk anak yatim piatu dan beasiswa Rp48,6 miliar bagi siswa tidak mampu.

Walikota Cilegon Berjoget Bareng Buruh

Pemandangan berbeda terlihat di Kota Cilegon. Walikota Cilegon Tb Iman Ariadi, berbaur dan joged bareng bersama ribuan buruh di halaman Kantor Walikota. Beberapa rangkaian kegiatan digelar, seperti senam pagi, penandatanganan nota kesepahaman, pemberian beasiswa kepada 31 pelajar putra putri pekerja dari sebelas perusahaan oleh BPJS Ketenagakerjaan, 206 paket doorprize dibagikan, dan tak ketinggalan dihibur oleh organ tunggal dangdut.

Dalam kesempatan itu, Walikota Iman, Kepala Disnaker Kota Cilegon Erwin Harahap, bersama delapan ketua serikat maupun federasi organisasi buruh melakukan penandatanganan MoU. Poin yang tertulis dalam MoU adalah terciptanya hubungan industrial yang harmonis dengan mengacu pada aturan ketenagakerjaan yang berlaku, penegakan dengan tegas pelaksanaan aturan ketenagakerjaan bagi semua unsur yang terkait dalam hubungan industrial, serta menolak dengan tegas adanya proses PHK yang tidak sesuai aturan ketenagakerjaan yang berlaku.

“Diharapkan MoU ini bisa menjadi pegangan dan tolak ukur untuk para buruh dan pelakun pengusaha, agar kedepannya buruh dan pengusaha bisa duduk sejajar, dan terciptanya buruh yang sejahtera dan perusahaan pun sejahtera,” kata Sanudin, Ketua FSBKS Kota Cilegon. (mg-11/mg-13/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.