Airin ‘Ngomel’ Pidatonya tak Disimak Anak Buah

Mutasi Pejabat Molor 2,5 Jam

SERPONG,SNOL—Pelaksanaan proses mutasi dan promosi pejabat di lingkup Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel), terkesan kurang persiapan. Mulai dari molor sampai 2,5 jam, hingga para pejabat yang ramai-ramai ngobrol saat Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, memberikan sambutan.

Dalam agenda, para pejabat seharusnya mendapat undangan pukul 15.00 atau jam 3 sore. Sedikitnya, ada 103 pejabat eselon 3 dan 4 yang akan diambil sumpah dan dilantik oleh Walikota.

Mereka sudah berbaris rapih, diatur oleh tim Humas dan Protokoler. Tim protokoler juga yang memimpin dan mengatur siapa saja perwakilan yang menandatangani surat pelantikan.

Setelah gladi selesai, 103 pejabat yang akan dilantik dan diambil sumpahnya serta para tamu undangan, masih harus menunggu. Setengah jam, 45 menit, hingga akhirnya satu jam. Kelamaan menunggu, satu persatu barisan yang rapih, mendadak bubar ke luar ruangan.

“Lama banget ya, nunggu apa lagi sih ini?!” keluh seorang pejabat sembari memijat pelan dengkulnya, seperti menahan rasa pegal. “Mungkin bu wali belum datang,” jawab pejabat lain yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan pantauan Satelit News di lokasi, para ajudan tiga pejabat utama Kota Tangsel, mulai dari Walikota Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Benyamin Davnie, hingga Sekda Dudung E Diredja, terlihat sudah hadir. Mobil mereka juga sudah terparkir rapih di Gedung Bukut Indah Golf, BSD.

Setelah menunggu hampir 2,5 jam lamanya, akhirnya pukul 17.15 Wib pelaksanaan pelantikan pejabat Pemkot Tangsel, baru mulai dilaksanakan. Namun ketika Airin memberikan sambutan dan amanat di hadapan anak buahnya, keadaan kembali tak kondusif. Pada barisan belakang, terdengar beberapa pejabat dari eselon 3 dan 4, berbincang seru, hingga suaranya terdengar Airin dan mengganggu konsentrasinya.

“Tolong, jangan bicara dulu. Dengarkan apa yang saya katakan,” tegas Airin dengan sorotan tajam dibalik kacamatanya. Seketika suasana hening, para pejabat yang ditegur itu menunduk bak anak nakal yang habis dimarahi gurunya.

Airin pun kembali melanjutkan menyampaikan pidatonya kepada 103 pejabat baru. “Tahun ini agak berbeda dibanding tahun sebelumnya. Kita mengalami keterlambatan dalam pengesahan APBD. Saya harap saudara bisa bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan itu, hingga pejabat yang ada di Kota Tangsel, mampu mengejar segala ketertinggalan program kerjanya. Namun tetap, mementingkan unsur ketelitian dan kehati-hatian dalam menggunakan APBD maupun bantuan dari Provinsi dan Negara,” imbuh Airin, lagi-lagi dengan sorotan tajamnya.

Kepala Bagian Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Firdaus mengatakan, ke 103 pejabat tersebut ada yang memang dirotasi atau pemindahan jabatan, ada pula yang mendapatkan promosi jabatan. Terdiri dari satu orang di eselon 3A mendapat promosi jabatan, tujuh orang di eselon 3B. Kemudian ada 6 orang yang rotasi di tingkat eselon 3A, dan 18 di eselon 3B.

Tak hanya ditingkat eselon 3, mutasi juga berlaku untuk esselon 4. Antara lain untuk promosi ditingkat esselon 4A berjumlah 12 orang dan tingkat eselon 4B 6 orang.

Sedangkan untuk rotasi 4A berjumlah 51 orang dan eselon 4B 2 orang. (pramita/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.