Walikota Dituntut Tanggungjawab Soal Sekolah Bodong

TANGERANG,SNOL— Perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kota Tangerang diwarnai unjuk rasa mahasiswa. Mereka menuntut Walikota Tangerang agar bertanggungjawab atas gagalnya 19 pelajar SMK Penerbangan AIR yang tak bisa ikut Ujian Nasional (UN), karena sekolahnya bodong, Jumat (2/5).

Pendemo berjumlah puluhan orang ini memulai aksinya usai berorasi di depan kampus Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang dan Bunderan Adipura. Kemudian berlanjut dengan long march ke Puspem Kota Tangerang. Massa sempat memblokir jalan TMP Taruna sehingga menimbulkan kemacetan panjang. Dalam demo tersebut, para demonstran juga terus menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Ketua DPC GMNI Tangerang, Taufik Hidayat mendesak Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, bertanggungjawab atas gagalnya 19 pelajar SMK Penerbangan AIR di Kota Tangerang untuk mengikuti UN. Menurutnya, tanggungjawab walikota bukan hanya sebatas menutup sekolah tersebut tetapi juga memikirkan nasib pelajar yang sudah belajar selama 3 tahun dan yang masih sekolah.

Massa juga menuntut agar walikota membentuk tim khusus untuk menyelidiki oknum-oknum PNS yang bermain di Dinas Pendidikan. “Kami mengapresiasi Pemkot telah membangun 400 sekolah bertingkat. Tetapi, kami juga sangat prihatin dengan kondisi pendidikan saat ini karena carut-marutnya pendidikan kita. Dan ini kelemahan Pemkot dalam mengawasi sekolah-sekolah seperti itu. Kami akan mengawal sampai ini tuntas,” katanya.

Massa juga mengkritisi adanya soal Ujian Sekolah untuk SMA/MA di Kota Tangerang yang berbau politik pada waktu lalu. Mereka menduga adanya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Panitia Ujian Sekolah SMA/MA.

“Hal itu sama saja pembodohan. Oknum-oknum yang terlibat harus bertanggung jawab. Besar kemungkinan adanya penunggangan partai politik untuk berkampanye secara terselubung,” katanya.

Aksi demontrasi mahasiswa itu sendiri berakhir pukul 11.00 wib dan dijaga ketat oleh puluhan kepolisian. (mg-17/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.