1 PNS & 2 Pengusaha Jadi Tersangka

Kasus Korupsi Saluran Irigasi Pamarayan

SERANG,SNOL— Penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek peningkatan saluran irigasi induk Barat di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang Tahun 2013 dari APBN senilai Rp31,699 miliar.

Ketiga Tersangka tersebut adalah KP (PNS), SSN (pengusaha) dan NS (pengusaha). Kasus ketiganya sudah ditingkatkan ke penyidikan. Bahkan dua dari ketiga tersangka juga sudah dimintai keterangan dengan status barunya pada Jumat (2/5) lalu.

Dua tersangka yag dimintai keterangan adalah tersangka NS, dengan kapasitas sebagai Direktur PT GKN selaku pemenang tender, dan pelaksana proyek berinisial SSN.

Kasi Penkum Kejati Banten, Yopi Rulianda membenarkan keduanya telah diperiksa sebagai tersangka. Namun ia belum mengetahui apakah kedatangan mereka saat itu didampingi oleh Penasehat Hukum (PH) atau tidak.

“Iya, menurut penyidik, keduanya sudah diperiksa. Sedangkan KP masih dalam penyusunan jadwal pemeriksaan. Saya belm dapat informasi PH dari masing-masing tersangka itu siapa,” kata Yopi, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (5/5).

Penyidik juga sampai saat ini belum melakukan penahanan kepada ketiganya. Penyidik masih mencari bukti tambahan. “Belum, mereka (tersangka, red) belum ditahan, karena penahanan merupakan kewenangan Penyidik. Mungkin saja penyidik masih mencari bukti tambahan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejati Banten melakukan penggeledahan di kantor tersangka SSN, di Jalan Cut Mutia No.3 Blok K2, Komplek Perumahan Ciceri Indah Kota Serang, dan di rumahnya di Komplek Taman Graha Asri, Blok CC5, No.1 Kota Serang. Penggeledahan di rumah dan kantor SSN itu dilakukan oleh dua tim. Masing-masing tim berjumlah empat hingga lima orang. Penggeladahan dimulai pukul 10.00-14.00 WIB. Sebelumnya penyidik pernah melakukan penggeledahan di Kantor PT GKN di Suryalaya Buahbatu Bandung, selaku pihak pemenang lelang proyek. (fuadudin bagas/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.