Gugum Terancam Hukuman Mati

TANGERANG,SNOL—Harapan Bagus Trihastanto (16) agar Ramadhan Gumilar alias Gugum (27), pria yang menghilangkan nyawa tiga anggota keluarganya, dihukum mati bisa jadi terpenuhi. Polres Metro Tangerang Kota akan menjerat jagal periuk tersebut dengan pasal berlapis. Salah satunya adalah pasal 340 KUHP dengan tuduhan melakukan pembunuhan berencana.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana junto pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberaratan. Ancamannya adalah hukuman mati,” kata Kapolres Metro Tangerang, Kombespol Riad, Senin (5/5). Kapolres menegaskan berdasarkan pemeriksaan tersangka dipastikan motif dari Gugum melakukan pembunuhan terhadap keluarga mantan kekasihnya Dewi, karena hubungannya tidak direstui orangtuanya.

“Tersangka awalnya membunuh Heryanti karena tidak diberi izin untuk kembali berpacaran dengan Dewi. Supaya tindakannya tidak diketahui, dibantailah anggota keluaga lain yang ada di rumah,” jelasnya. Seperti diketahui, Gugum membunuh Dukut (50), Heriyanti (45) dan Prasetyo (13), warga jalan Bungur III, Perum Periuk Jaya, RT 06/06, Periuk, Kota Tangerang, Selasa (29/4) siang. Gugum memulai pembunuhan dengan menghabisi Heriyanti di dapur rumah. Kemudian dia menghilangkan nyawa Prasetyo yang datang karena mendengar rebut-ribut di dapur. Selanjutnya Gugum naik ke lantai atas untuk menghabisi Dukut. Pria berusia 27 tahun itu juga berusaha membunuh Bagus, anak kedua pasangan Dukut-Heriyanti. Namun Bagus berhasil menyelamatkan diri dan berlari meminta pertolongan warga sekitar. Gugum membunuh tiga orang tersebut karena sakit hati permintaannya untuk kembali menjalin hubungan dengan Dewi Febrina, mantan kekasihnya yang juga putrid pertama keluarga Dukut, ditolak.

Saat ini, kepolisian tengah mendalami kemungkinan adanya unsur pembunuhan berencana dalam kasus tersebut.

“Sedang kita dalami unsur perencanaan,” ujarnya. Tersangka Gugum saat ini berada di dalam tahanan Polres Metro Tangerang. Belum ada tanda-tanda depresi dan masih normal. (mg17/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.