Anggota TNI Gadungan Bunuh Sahabat Sendiri

CIKUPA,SN—Masih ingat dengan peristiwa tiga sahabat yang saling menyerang dan satu diantaranya tewas mengenaskan, di Tigaraksa, Sabtu (12/4) lalu? Dua pelaku penyerangan itu sudah ditangkap dan kasusnya ditangani Polsek Cikupa.

Dua pelaku tersebut adalah Eko Sudaryanto (38) dan Mali (33). Sedangkan korbannya adalah Marcus Ranggaleda (24), yang tak lain sahabatnya sendiri.

Eko dan Mali nekad menghabisi Markus lantaran korban meninggalkan pelaku dari sebuah tempat karaoke/dugem di kawasan Cikupa, tanpa pamitan terlebih dahulu. Sementara, Eko merasa sudah mengeluarkan uang cukup banyak untuk membayar biaya hiburan tersebut. Korban pulang ke kontrakannya di Kadu Sabrang, Kecamatan Cikupa, Jum’at (11/4) malam.

Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 Wib, Eko yang pulang dari tempat dugem langsung mendatangi kontrakan korban bersama Mali. Sesampainya disana, kedua pelaku langsung menganiaya Marcus hingga sekarat.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkan ke Mapolsek Cikupa. Petugas pun segera meluncur ke lokasi dan membawa korban ke RSUD Tangerang. Namun naas dalam perjalanannya, korban meninggal dunia akibat luka serius dibagian kepala dan sekujur badannya.

Menurut keterangan sejumlah saksi, salah satu pelaku penganiayaan tersebut diduga seorang anggota TNI dan merupakan teman sepermainan dengan korban. Usai menganiaya, Eko dan Mali berhasil melarikan diri dan menjadi target operasi selama satu bulan. Pelarian Eko berakhir setelah tim Reskrim Polsek Cikupa berhasil menangkap Mali di salah satu desa di Kecamatan Cikupa, Senin (5/5). Setelah dilakukan penyidikan terhadap Mali, petugas kemudian mengejar tersangka Edi dan berhasil membekuknya di salah satu pangkalan pasir di daerah Gadung, Kecamatan Cikupa dini hari kemarin (6/5).

            Kapolsek Cikupa, Kompol Daniel Bresman Simanjuntak mengatakan bahwa tersangka ditangkap setelah petugas melakukan pengejaran. “Tersangka Eko mengaku sebagai anggota TNI dari kesatuan Batalyon Infantri (Yonif) di Surabaya,” ungkapnya.

Petugas kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan intensif kepada tersangka Eko, diketahui ternyata tersangka bernama Eko bukan seorang anggota TNI. Dijelaskan oleh Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Sumiran bahwa tersangka Eko mengaku membuat kartu tanda anggota dengan cara menscan yang kemudian dilaminating olehnya.

Tersangka Eko memiliki 2 buah KTA dengan nomor NRP 3910364720970 tertera berpangkat sersan ketua (Serka) dan sersan satu (Sertu). “Karena tersangka mengaku sebagai anggota TNI, kami lakukan pemeriksaan intensif. Dan ternyata tersangka mengakui bahwa dirinya memang bukan TNI,” pungkas Ipda Sumiran.

Seperti diberitakan, Marcus, Mali dan Eko, tiga sahabat itu terlibat keributan hebat hingga berujung pada kematian. Awalnya ketiga pemuda tersebut bersama-sama menikmati hiburan dugem di salah satu tempat hiburan malam di kawasan Cikupa, Sabtu (12/4) malam. Entah ada masalah apa, Marcus bergegas pulang lebih dulu ke kosan meninggalkan dua sahabatnya yang masih asyik bersenang-senang di tempat hiburan itu.

Sadar telah ditinggal Marcus, lalu Mali dan Edi mendatangi kosan Markus di Kampung Pinang RT02/04 Kelurahan Tigaraksa Kabupaten Tangerang sekitar pukul 22.00 Wib. Waktu bertemu ketiganya sempat cekcok mulut.

Ketiga sahabat itu kemudian berkelahi. Marcus dikeroyok dan dipukul balok kayu oleh dua pelaku hingga tersungkur. Puas melampiaskan kemarahannya kepada Markus, Mali dan Eko lalu pergi meninggalkan korban. Warga yang mengetahui keributan tersebut langsung melaporkan ke Polresta Tangerang. Petugas yang datang ke TKP sempat melarikan korban ke rumah sakit, tapi sayang nyawa Marcus tidak tertolong. (mg-19/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.