Tiga Syahbandar Diperiksa Empat Jam

Dalam Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Kapal Senilai Rp 1,3 M

PANDEGLANG,SNOL—Kejaksaan Negeri Pandeglang memeriksa tiga orang Syahbandar Anyer dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal 30 GT, senilai Rp 1,3 M di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) tahun 2012, kemarin (7/5). Ketiganya diperiksa untuk memperkuat dan mengetahui kelengkapan penerbitan administrasi perkapalan dalam kasus yang menjerat mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pandeglang, Kamdan Suhandana sebagai tersangka tersebut.

Ketiga syahbandar itu diperiksa sekitar 4 jam dimulai pukul 13.00 WIB di ruang penyidik Pidsus Kejari Pandeglang. Sayangnya, penyidik enggan membeberkan nama-nama ketiga syahbandar tersebut. Dengan pemeriksaan ketiganya maka jumlah saksi yang diperiksa mencapai 26 orang. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pandeglang, Masmudi mengatakan, puluhan saksi yang sudah diperiksa terdiri dari unsur pejabat DKP, konsultan perencanaan, Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP), Panitia Pengadaan Barang, Bendahara pengeluaran DKP dan beberapa pihak terkait lainnya.

“Kami juga akan melakukan uji petik ke lokasi, bersama tim ahli dan BPKP. Salah satu tujuan uji petik itu untuk meneliti kayu dan mesin, serta material lainnya sebagai bahan pembuatan kapal itu,” kata Masmudi, Rabu (7/5).

Dikatakannya, kejaksaan akan menghitung dan memvalidasi jumlah atau besaran kerugian negara yang diakibatkan dalam kasus itu, bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dan sampai saat ini, pihaknya belum menetapkan tersangka lain selain KS.

Diberitakan sebelumnya, setelah memeriksa empat orang Panitia Pengadaan Barang atau panitia lelang dilingkungan Pemkab Pandeglang, Kejaksaan Negeri (Kejari) juga memeriksa tiga orang Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP), dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal 30 GT, senilai Rp 1,3 M di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) tahun 2012, Kamis (17/4) lalu. Ketiga PPHP yang diperiksa diantaranya, YY, Sy dan YH, yang merupakan pegawai UPT Kecamatan Labuan DKP Pandeglang. (mardiana/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.