Dana Hibah Rp 65 M Cair Sebelum Pilpres

SERANG,SN—Dana hibah bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp65,84 miliar yang dikelola oleh Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, dalam waktu dekat ini akan segera dicairkan dan ditransfer ke lembaga atau organisasi penerima.

Dana puluhan miliar tersebut nantinya akan dibagikan kepada 30 ribu rumah tangga sangat miskin (RTSM). Masing-masing RTSM mendapatkan Rp1,5 juta dengan total Rp45 miliar. Jaminan sosial lanjut usia 1.200 orang, masing-masing Rp3 juta dengan total Rp3,6 miliar. Jaminan sosial orang dengan kecacatan sebanyak 400 orang, masing-masing Rp3,6 juta dengan total Rp1,44 miliar. Rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 904 unit, masing-masing Rp15 juta dengan total Rp13,56 miliar. Pemenuhan kebutuhan dasar anak sebanyak 480 orang, masing-masing Rp3 juta dengan total Rp1,44 miliar. Bantuan

 kelompok usaha bersama program keluarga harapan untuk 30 kelompok, masing-masing Rp20 juta totalnya Rp600 juta. Dan untuk panti rehabilitasi 4 unit, masing-masing Rp50 juta, totalnya Rp200 juta.

“Anggaran hibah dan bansos direncanakan pada akhir Bulan Mei akan mulai dicairkan,” ungkap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, Nandy Mulya, saat temu wartawan di Pokja Provinsi Banten Presroom pendopo gubernur lama, Kamis (8/5).

Pencarian dana hibah dan Bansos dilakukan oleh Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD). Dana hibah bansos tersebut pencairannya dilakukan bertahap, dan yang akan diprioritaskan adalah bansos dan hibah langsung seperti Jamsosratu, lanjut usia, orang dengan kecacatan berat, termasuk bantuan anak panti.

Sedangkan untuk hibah dan bansos yang sifatnya pemberdayaan akan ditunda sampai pendistribusian bantuan langsung kepada masyarakat tuntas. “Ini sudah disepakati, karena sebelumnya kami mengirim surat ke Pak Sekda (Muhadi) memohon arahan atas adanya tiga jenis surat dari masyarakat yang menanyakan kapan akan didistribusikan hibah dan bansos. Dan sudah ada rapat Pak sekda, Asda II, Biro Hukum, Inspektorat dan DPPKD. Hasilnya, hibah dan bansos akan dicairkan sebelum pemilihan Presiden bulan Juli,” ungkapnya. (Mg-11/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.