Sabu, Ganja dan Pil Setan Dibakar

TIGARAKSA,SN—Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa membakar sabu, ganja, pil setan alias ekstasi serta sejumlah barang bukti kejahatan lainnya di halaman kantornya di kawasan Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (8/5).

Kepala Kejari Tigaraksa Maju Ambarita mengatakan, pemusnahan barang bukti ini dilakukan sebagai tugas jaksa yang dalam pelaksanaanya dikumpulkan terlebih dahulu dari beberapa kasus. “Barang bukti ini belum dimusnahkan semuanya dan akan dilakukan lagi di periode berikutnya pada bulan Juni nanti, tepatnya saat peringatan hari Adhiyaksa,” ujarnya disela-sela proses pemusnahan.

Pihaknya berharap semua orang yang bersangkutan (narapidana, Red) tidak lagi melakukan kejahatan. Melihat dari cukup banyaknya barang bukti yang diamankan dari para terpidana, serta membahayakan masyarakat. “Harapannya, semua orang yg bersangkutan dalam perkara bisa mendapatkan efek jera. Sehingga yang bersangkutan tidak mengulang kembali terkait tindak pidana tersebut,” imbuhnya.

Kasi Pidana Umum Kejari Tigaraksa, Rustandi Gustawirya menambahkan, pemusnahan barang bukti tahun ini diantaranya narkotika jenis kristal putih atau shabu-shabu seberat 1.954,5458 gram, narkotika jenis daun ganja seberat 11.155,1673 gram, dan narkotika jenis ekstasi sebanyak 16 butir pil.

Kejaksaan memusnahkan juga 15 dus minuman beralkohol merk mension house whisky botol besar, 15 dus minuman beralkohol merk mendion house whisky botol kecil, 10 dus minuman beralkohol merk mension house vodka botol kecil, dan 10 dus minuman beralkohol merk mension house vodka botol besar. Serta memusnahkan 12 dus sabun pepaya, 6 karung berisi kosmetik palsu botol kecil, 8 jirigen bahan pembuat sabun, handphone berbagai merk dan jenis sebanyak 25 unit, beberapa baju dan celana, dan beberapa kertas rekap judi.

“Dasar pemusnahan barang bukti ini yaitu Pasal 1 butir 6 huruf A KUHAP, yakni jaksa adalah pejabat yang diberi wewenang oleh undang-undang ini untuk bertindak sebagai penuntut umum serta melaksanakan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Serta pasal 270 KUHAP yang mengamanahkan kepada jaksa untuk melaksanakan keputusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,” pungkasnya. (aditya/ jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.