Nekat Merampok Karena Terjerat Rentenir

TANGERANG, SNOL—Suherman (35), warga Kampung Bayur Kali, RT 02/04, Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang dibekuk Buser Polres Metro Tangerang, Jumat (9/5) malam. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena melakukan perampokan agen gas elpiji PT Tri Rahma di Perumahan Griya Sangiang Mas Blok D3 No. 1 Rt. 004/007, Jalan Bunga Raya, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, pada (30/4) lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo mengatakan, pelaku disergap di rumahnya, sekira pukul 20.30 WIB. Pelaku mengaku nekat mencuri karena terlilit utang kepada rentenir yang cukup besar dan tidak sanggup membayar. Hilang akal sehat, pelaku pun nekat merampok. Penangkapan pelaku sendiri dilakukan berdasarkan pemeriksaan pisau badik milik tersangka yang jatuh di jalan dan ponsel milik korban yang sudah dijual. “Dari hasil penelusuran, kita berhasil melacak keberadaan tersangka. Kemudian petugas berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan,” jelasnya, Minggu (11/5).

Dia menjelaskan, pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Beat ke rumah korban. Kemudian dia masuk dan menyekap Tjoan Bie (59). Karena mendapat perlawanan, tersangka menikam perutnya dengan pisau badik. Lalu Istri Tjoan, Lily (44), masuk ke dalam rumah karena mendengar suara berisik. Tersangka pun menikamnya. “Tersangka kabur membawa tas milik korban berisi uang dan HP,” jelas Sutarmo.

Peristiwa itu baru diketahui anak korban Lia, yang ketika itu sedang menjaga counter pulsa handphone di samping rumah orangtuanya. Ketika itu dia tidak bisa menghubungi ponsel ibunya. “Lia masuk ke dalam rumah untuk menghampiri ibunya. Ternyata kedua orangtuanya telah tergeletak di lantai bersimbah darah,” jelasnya.

Kemudian Lia berteriak meminta tolong kepada warga. Warga langsung membawa kedua korban ke RS Sari Asih Sangiang untuk mendapatkan pertolongan. “Namun korban Lily tewas karena luka tikaman yang cukup parah. Sementara suaminya, Tjoan Bie kondisinya kritis,” kata Sutarmo. Tersangka Suherman dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun penjara. (mg-17/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.