Tukang Ojek Dihadang Curanmor Bergolok

PANONGAN,SNOL— Malang benar nasib Ma’mun (31), warga Kp Sangereng RT.16/04 Desa Ranca Iyuh Kecamatan Panongan. Motor kesayangannya yang dibeli beberapa bulan lalu raib dibawa kabur empat orang komplotan pencuri bersenjata tajam.

Kejadian bermula saat pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ini tengah pulang ke rumahnya. Saat dalam perjalanan pulang, dari arah Pasar Panongan korban dipepet oleh dua sepeda motor dan dipaksa berhenti. Ma’mun berusaha melawan dan tidak mau menghentikan laju kendaraannya. Namun salah seorang pelaku tiba-tiba menodongkan sebilah golok dan menebaskannya ke arah kepala korban. Beruntung golok itu hanya mengenai helm dan tidak sampai melukai kepalanya.

Melihat gelagat pelaku yang tidak baik, korban pun langsung menambah kecepatan laju kendaraannya, namun tetap saja bisa terkejar oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vixion dan Kawasaki Ninja.

Komplotan tersebut kembali mengayunkan goloknya hingga mengenai tangan korban. Laju kendaraan Ma’mun akhirnya terhenti di Jalan Raya Panongan, tepatnya di depan PT JCI Kp Bunderan RT.15/4 Desa Serdang Kulon. Korban tersungkur akibat menangkis ayunan senjata tajam tersebut. Dia membuka helmnya untuk melawan dan tetap bersikeras untuk mempertahankan motornya. Sabetan golok pelaku kali ini mengenai pelipis bagian kirinya dan membuat Ma’mun terkapar tak berdaya di pinggir pematang sawah di samping jalan raya tersebut. Sedangkan para pelaku berhasil kabur membawa motor korban.

Ma’mun kemudian berteriak meminta tolong hingga warga di sekitar berdatangan menghampirinya. “Beruntung saya masih menggunakan helm saat pembacokan terjadi. Kalau tidak pakai helm entah bagaimana nasib saya. Mungkin saya sudah mati,” ungkap Ma’mun (10/5).

Kanit Reskrim Polsek Panongan, Ipda Ucu Nuryandi membenarkan adanya aksi pencurian disertai kekerasan di wilayahnya. Aksi tersebut terjadi Sabtu (11/5) jam 4 pagi. Pihaknya mendapatkan laporan dari warga bahwa telah terjadi aksi perampasan sepeda motor di depan PT JCI. Tim Reskrim Polsek Panongan langsung menuju TKP dan membawa korban ke RSU Tangerang untuk diberikan penanganan medis.

“Pelaku diketahui berjumlah empat orang. Kami langsung melakukan pengejaran saat mendapatkan laporan. Saat ini kami belum bisa memastikan identitas pelaku, kami akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini,” ungkap Ucu.

Atas dasar keterangan korban, pelaku mengendarai motor jenis Kawasaki Ninja berwarna hijau dan Yamaha Vixion berwarna merah. Motor korban yang berhasil dibawa kabur oleh komplotan tersebut adalah motor Honda CB15a 150cc dengan nomor polisi B6272GIN. Setelah dilakukan olah TKP, petugas membawa jaket korban yang berlumuran darah, beserta helm dan sepasang sandalnya untuk dijadikan barang bukti.

“Kasus ini sedang kami tangani. Modus operandinya adalah pencurian dengan kekerasan. Setelah pelaku tertangkap tentu akan dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan pemberatan,” pungkas Kanit. (mg19/ jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.