1.168 Kg Daging Celeng Gagal Diselundupkan

CILEGON,SNOL— Masyarakat sebaiknya lebih berhati-hati saat hendak membeli daging. Sebab, peredaran daging babi alias celeng di pasar-pasar kembali marak. Pada Rabu (15/5) lalu, Balai Karantina Pertanian Kelas II Kota Cilegon, berhasil menggagalkan penyelundupan 1.168 kilogram (kg) daging celeng dari Pulau Sumatera.

Modusnya, ribuan kilo daging celeng itu disimpan di dalam 13 bungkus karung dalam bus angkutan umum Lantra Jaya, dengan nomor polisi BG 7023 EA jurusan Lahat-Jakarta. Rencananya daging yang berasal dari Palembang ini akan dikirim ke Tangerang.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas, ternyata bungkusan karung berisi daging itu tak bertuan. Pengemudi bus maupun penumpangnya tidak ada yang bisa menunjukkan surat-surat resmi. “Akhirnya daging celeng itu diamankan petugas,” ungkap Melani Ayu Adiningsih, Kasi Karantina Hewan pada Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon, kepada kepda wartawan.

Daging celeng ini akan diserahkan kepada pemiliknya kembali jika dapat menunjukkan dokumen resmi. Jika dalam jangka waktu tiga hari masih belum ada yang mengaku, maka akan dimusnahkan. “Kita akan musnahkan daging tersebut jika memang dalam waktu tiga hari masih belum ada yang mengaku,” kata Melani.

Penyelundupan daging celeng saat ini sudah semakin kreatif, karena itu pihaknya akan lebih memperketat pengawasan dengan cara operasi rutin. (mg13/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.