Tak Mampu Bayar Persalinan, Ibu Bawa Kabur Bayinya

CILEGON,SNOL— Helen (28), pasien Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kasih Insani, nekat membawa kabur bayinya usai melahirkan. Warga Lingkungan Kalentemu Barat Kelurahan Samang Raya Kecamatan Citangkil Kota Cilegon, itu mengaku tak mampu membayar biaya persalinan yang mencapai Rp 9 juta.

Selama dalam pelarian, Helen terus menerus dihubungi pihak rumah sakit. Karena sudah kebingungan, akhirnya pada Rabu (14/4) dia mendatangi Mapolres Cilegon untuk minta perlindungan.

Saat ditemui di Mapolres Cilegon, Helen mengaku bayinya sempat ditahan pihak RSIA Kasih Insani, karena tidak mampu bayar biaya persalinan. “Saya lahiran dengan operasi caesar dan harus membayar Rp 9 juta. Saya sudah bayar Rp2,5 juta,” katanya.

Pasca operasi persalinan, Helen dipisahkan dari anaknya dan hanya bertemu saat menyusui. “Anak saya tidur di ruang bayi, sedangkan saya disuruh tidur di luar oleh perawat rumah sakit. Sampai tiga hari tidur di lantai dan saya tidak diizinkan masuk, boleh masuk ketika ingin menyusui saja,” akunya.

Lantaran tak sanggup menjalaninya, Helen mengaku nekad membawa kabur anaknya pada 21 April lalu, tepatnya saat menyusui di ruang bayi. “Sekitar jam 03.00 Wib subuh, saya bawa kabur. Selama pelarian saya terus dikejar dan ditelpon oleh pihak rumah sakit. Bahkan pihak rumah sakit mengatakan, saya boleh cari uang dulu tapi syaratnya anak saya ditinggal diklinik,” tuturnya.

Lantaran kebingungan harus mengadu kemana, dia berusaha mencari perlindungan dengan mendatangi Mapolres Cilegon. “Karena sudah pusing mau kemana lagi, saya ke kantor polisi saja,” katanya.

Ketika ditanya tentang keberadaan suaminya, Helen mengatakan dirinya hanya menikah siri dengan suaminya yang merupakan tokoh mayarakat di kampungnya. “Awalnya suami saya mau bayar Rp 2,5 juta, setelah itu suami saya menghilang. Saya sudah cari terus tapi tidak tahu entah kemana menghilangnya,” katanya.

Saat ini kasus tersebut masih ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cilegon. Bayi bersama ibunya juga masih berada di Mapolres Cilegon. Sementara pihak Rumah Sakit Ibu dan Anak Kasih Insani belum dapat dikonfirmasi. (mg13/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.