Bus Tak Layak, Pemiliknya Bisa Dituntut Perdata

TANGERANG,SNOL— Polres Metro Tangerang tetap melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan Bus Putri Jaya yang mengakibatkan empat orang tewas di Jalan Arya Kemuning, jembatan Cadas, Kabupaten Tangerang, Kamis (15/5) dinihari. Pemilik bus bisa dituntut secara perdata jika terbukti kondisi bus tidak laik pakai adalah penyebab kecelakaan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestro Tangerang, Ajun Komisaris Besar Polisi Gunawan mengatakan, saat ini petugas sudah menyiapkan surat panggilan saksi-saksi untuk diminta keterangan.

“Surat sudah dibuat dan hari ini baru ditandatangani untuk pemanggilan saksi. Untuk sementara kita panggil

dua saksi mata yang melihat waktu kejadian dan satu saksi dari pemilik Bus,”ujar AKBP Gunawan, Jumat (16/5). Gunawan mengatakan meskipun sopir bus meninggal dunia namun proses penyelidikan tidak dihentikan. Penyelidikan tetap dilanjutkan agar polisi bisa mengetahui penyebab kecelakaan bus.

Nantinya, polisi akan melakukan pemeriksaan mulai dari kondisi kelaikan bus hingga kondisi terakhir sopir. Menurut dugaan sementara, penyebab kecelakaan lalu lintas karena sopir bus mengantuk.

Kapolres Metro Tangerang, Kombespol Riad menambahkan penyelidikan tetap dibutuhkan. Dia juga menjelaskan, dalam kejadian tersebut tidak ada razia seperti apa yang diberitakan. Untuk korban juga akan diberikan santunan dari Jasa Raharja.

“Tidak ada razia, petugas kami yang menjadi korban mau berangkat untuk dinas,” katanya.

Pengamat hukum pidana Universitas Muhammadiyah Tangerang, Nuzul Hakim SH MH mengatakan polisi harus meneruskan penyelidikan lebih dalam agar dapat dibuktikan apa yang menjadi penyebab kecelakaan dan bisa menemukan tersangka. Namun, apabila orang yang diduga menjadi penyebab dan sebagai tersangka meninggal dunia maka tersangka tersebut tidak bisa dituntut pidana. Proses penyidikan dapat dihentikan demi hukum oleh penyidik dengan dikeluarkannya surat perintah penghentian penyidikan perkara sesuai pasal 109 ayat 2 KUHP.

Tetapi polisi bisa melakukan tuntutan secara perdata kepada pemilik bus apabila ditemukan penyebab kecelakaan karena kondisi bus tidak laik pakai.

“Pemilik bus bisa dituntut secara perdata dalam kasus kecelakaan ini. Tentu saja jika polisi menemukan penyebab kecelakaan adalah karena bus tidak laik. Namun butuh ketelitian dalam penyelidikan karena saksi atau korban meninggal,” ujar Nuzul saat dihubungi, kemarin malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, empat orang tewas dalam kecelakaan bus PO Putri Jaya di jembatan Cadas, Kabupaten Tangerang, Kamis (15/5) dinihari sekira pukul 02.30 Wib. Sopir yang menerabas lampu merah perempatan Cadas menabrak pengendara sepeda motor, menubruk seorang polisi dan akhirnya masuk kali Cadas. Sopir bus Maryadi, seorang pengendara sepeda motor Ilhamudin, seorang polisi Bripda Abdul Mustajib dan penumpang bus Markamah tewas akibat peristiwa tersebut. (uis/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.