Kasus Pejabat Penganiaya Segera Dilimpahkan

SERANG, SNOL—Penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang segera melimpahkan berkas perkara kasus penganiayaan yang dilakukan tersangka WN terhadap mantan rekan bisnisnya. Pelimpahan tersebut seiring kasus yang menjerat pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kota Serang sudah rampung diteliti oleh penyidik dari Kejari Serang. “Tinggal kita limpahkan, penelitian berkasnya sudah beres,” ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Serang, M Yusuf beberapa waktu lalu.

Namun, meski pelimpahan tersebut masih bersifat rencana, desakan untuk memberikan hukuman yang setimpal atas perbuatan tersangka sudah dilayangkan oleh pihak lain, terutama dari pihak korban. Desakan tersebut disampaikan pengacara korban penganiayaan WN, Miftah. Desakan tersebut disampaikan melalui surat kuasa hukum korban mendesak majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Serang untuk memberikan hukuman seberat-beratnya dan tetap melakukan penahanan terhadap tersangka yang masih menjabat sebagai di Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Serang ini.

“Kita sudah sampaikan ke Ketua PN, melalui surat yang isinya mendesak WN agar tetap ditahan selama menjalani persidangan, ini dilakukan demi tegaknya hukum di bumi Jawara,” kata Hasan Ali Rahman Advokat dari Lembaga Bantuan Hukum Partisan Siliwangi Indonesia, saat ditemui seusai melayangkan surat ke Ketua PN Serang, Senin (19/5).

Dalam surat permohonan yang menjelaskan perihal ‘Permohonan Penanganan Perkara Yang Seadil-Adilnya’ ini juga menjelaskan kronologis peristiwa yang dialami oleh korban Miftah Maulana. “Kita jelaskan ke Pengadilan apa yang dilakukan oleh WN dan anak buahnya adalah sebuah kejahatan yang melanggar HAM dan melawan hukum,” jelas Hasan.

Diberitakan sebelumnya, WN terancam dipecat dari jabatan dan statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Kemungkinan itu terjadi menyusul ditahannya Kepala Bidang Perizinan Non Usaha pada Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) itu sebagai tersangka kasus penganiayaan. Hal ini dibenarkan oleh Wakil Walikota Serang, Sulhi Choir saat menanggapi kasus yang dihadapi oleh anak buahnya tersebut, Jumat (16/5). Menurutnya, ada me-kanisme yang membuat posisi WN terancam karena kasus yang membelitnya. (bagas/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.