Omset TTG Grace Indonesia Capai 300 Juta

TANGERANG,SNOL— Omset penjualan mesin Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diproduksi dan dikembangkan Grace Indonesia, di Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang capai Rp300 juta. Ada sekitar 7 jenis mesin TTG yang dihasilkannya dan diminati beragam kalangan dari dalam negeri maupun luar negeri.
Operator Grace Indonesia Muhammad Abrar mengatakan, produksi mesin teknologi tepat guna dimulai sejak tahun 2008 oleh Grace Indonesia. Produknya pun disambut hangat oleh home indus-tri (industri rumahan), petani dan perorangan. Minat terhadap mesin TTG sangat tinggi seiring tingginya kebutuhan masyarakat untuk pengembangan usahanya.
“Peminatnya dari kalangan home industri (industri rumahan), petani dan perorangan. Dengan omset penjualan produk mesin TTG, rata-rata berkisar diangka Rp300 juta sebulan,” ujar Abrar di sela-sela pameran TTG ke X Tingkat Provinsi Banten, di halaman parkir Mal Metropolis Town Square, Kota Tangerang, Senin (19/05).
Abrar menambahkan, mesin-mesin yang mencakup TTG dari Grace Indonesia yakni, mesin press batako, mesin penghancur plastik, mesin press paving blok hydrolik, mesin pemimpil jagung, mesin press bata merah, manual butt fusion machine (mesin penyambung pipa), dan press santan. Selain itu, pihaknya juga melayani semua jenis mesin dengan permintaan dari pembeli.
“Untuk harga dibanderol mulai dari Rp2,5 juta sampai harga Rp230 juta. Paling murah harganya untuk mesin penggiling daging, kemudian paling mahal itu tergantung dari besaran mesin dan tergantung mesin yang dibuat atas dasar pemesanan customer,” papar pria gondrong ini.
Staff produksi Rizky Satria menambahkan, untuk kapasitas produksi mencapai 50 unit untuk semua jenis mesin dalam waktu satu bulan. Kemudian mesinnya sudah dijual hingga ke wilayah Indonesia dan luar negeri. “Seperti mesin pengurai sabut kelapa yang diminati Negara Brunei Darussalam,” pungkasnya. (mg21/aditya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.