Pajak Penggunaan Air Disarankan Di-Perda-kan

CILEGON, SN–Panitia Khusus (Pansus) dari akademisi Universitas Islam Bandung (Unisba), Dr. Sri Fadilah menghadiri undangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon. Kehadiran dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Usaha Unisba tersebut, guna menganalisis Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) DPRD Kota Cilegon, di Aula DPRD Cilegon, Senin (19/5).

Dalam kesempatan itu, Sri Fadilah mengatakan, masih banyak potensi pajak yang belum diperdakan oleh DPRD Kota Cilegon, Sri menjelaskan bahwa penggunaan air untuk industri di Kota Cilegon bisa menjadi sumber pemasukan kas daerah yang potensial. “Banyaknya industri di Cilegon yang menggunakan air dan tidak membayar pajak. Ini yang harus ditegaskan DPRD Kota Cilegon melalui peraturan daerah (Perda),” kata Fadilah.

Sri Fadilah melihat bahwa besarnya penggunaan air di Kota Cilegon ini memungkinkan terjadinya kelangkaan air pada beberapa tahun kedepan dan mungkin akan membuat lonjakan harga air dan bahkan menjadi lebih mahal dari pada emas. “Mungkin sepuluh tahun kedepan air akan langka, ini yang sudah terjadi di beberapa daerah dan ini yang harus ditegaskan oleh DPRD Kota Cilegon untuk menjadi sumber pendapatan daerah lewat peraturan daerah,” jelasnya.

Ketua DPRD Cilegon Arief Rivai Madawi mengatakan, bahwa analisa LKPJ yang melibatkan akademisi merupakan yang pertama kali dilakukan DPRD Kota Cilegon dan akan terus dilakukan kedepannya guna untuk memberikan laporan yang baik. “Kami mengundang akademisi untuk menganalisa LKPJ dan ini untuk kontribusi kemajuan Kota Cilegon kedepan,” kata Arief. (mg13/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.