Puluhan Bangli PKL Dibongkar Paksa

KELAPA DUA,SN— Puluhan pedagang kaki lima (PKL) hanya bisa terdiam menyaksikan bangunan tempat usahanya dibongkar petugas Satpol PP. Mereka tak kuasa menahan petugas tindakan petugas tersebut.

Penertiban bangunan liar (Bangli) dilakukan disepanjang jalur hijau Kawasan Perumahan Harapan Kita, Kelurahan Bencongan Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang. Keberadaan bangunan PKL yang berdiri di dekat deretan tiang saluran tegangan tinggi (Sutet) itu dinilai menyalahi aturan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tangerang.

Kasi Sarana Umum Satpol PP Kabupaten Tangerang Muhammad Syahdan mengatakan, pihaknya mendapatkan instruksi langsung dari Bupati Tangerang untuk membenahi warung dideretan Sutet tersebut. “Tindakan ini merupakan Instruksi Bupati sesuai Perda No 20 tahun 2004 tentang Kebersihan, Keindahan, Ketertiban (K3),” ujarnya.

Di lokasi itu sekitar 20 bangunan tidak memiliki izin dan mereka berjualan di jalur hijau. Sempat terjadi ketegangan antara Satpol PP dengan pemilik lapak yang tidak mau dibongkar. Namun ketegangan tidak berlanjut karena petugas kepolisian berhasil meredam para pedagang. Satpol PP pun melanjutkan pembongkaran bangunan semi permanen yang dianggap menyalahi aturan tersebut.

“Kami harapkan masyarakat mengerti akan pembongkaran ini, diharapkan bisa memberikan efek jera kepada para pedagang yang tidak teratur. Keberadaan PKL di bawah Sutet sangat tidak diperbolehkan, wilayah tersebut seharusnya menjadi zona hijau yang keberadaannya steril oleh PKL,” kata Syahdan.

Ilhamsyah, salah satu PKL yang bangunan tempat usahanya ikut ditertibkan mengaku tidak bisa melakukan apa-apa. Dirinya sangat mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah setempat dan relokasi yang tepat untuk para PKL. “Kami juga butuh makan, jangan hanya digusur begitu saja,” ujarnya.

Kawasan itu merupakan lokasi yang ramai pembeli. Para konsumen pun semakin lama semakin banyak yang menjadi langganannya. (mg19/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.