Gugum Pukul Jagal Periuk Usai Rekonstruksi

Reka Ulang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga

 TANGERANG, SN—Kemarahan Bagus Trihastanto (16), memuncak. Begitu melihat Ramadhan Gumilar alias Gugum (21), keluar usai menjalani rekonstruksi, Jumat (30/5), bogem mentah langsung diarahkan Bagus terhadap tersangka. Gugum sendiri merupakan pelaku pembunuhan terhadap orang tua Bagus, Dukut Widowahyono (50) dan Heryanti (45), serta adiknya, Prasetyo (13) pada Selasa, 29 April lalu.

Gugum adalah mantan kekasih Dewi Febrina (25), kakak pertama Bagus. Gugum sendiri sempat berusaha membantai Bagus, namun pelajar SMK 6 Penerbangan Kota Tangerang itu lolos dari maut. Dia hanya mendapat luka di belakang kepalanya karena dihantam kunci besi.

Dalam rekonstruksi itu, Gugum melakukan 45 adegan di dalam rumah di jalan Bungur III RT O6/06 No 184 Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Tampak, usai keluar rumah, Gugum yang mengenakan kaos berwarna biru dan dikawal pihak kepolisian, sudah ditunggu Bagus bersama kerabat dan warga di luar.

Begitu melihat pelaku, Bagus yang sudah emosi lari mendekati pelaku dan memukul Gugum beberapa kali. Tetapi itu tidak berlangsung lama setelah tersangka diamankan oleh pihak kepolisian dan masuk ke dalam mobil untuk segera meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, Bagus dan kakaknya Dewi Febrina, sempat ikut menyaksikan rekontruksi itu. Kedua kakak beradik itu bahkan melihat betul ketika Gugum dengan keji memeragakan saat membunuh kedua orang tua dan adiknya.

Dalam rekontruksi tersebut, tersangka tunggal Gugum Gumilar melakukan sekitar 45 adegan pembunuhan hingga menewaskan Dukut (54), Heryanti (50) dan prasetyo (13). Dari 45 adegan, diperagakan mulai dari Gugum datang ke rumah sampai di melakukan pembunuhan. Yakni mulai dari lantai 1 dan lantai 2 sampai ke ruangan dapur.

“Proses rekontruksi ini bertujuan untuk memperjelas fakta yang ada, dan juga untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan Berita Acara atau BAP,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo kepada Satelit News di lokasi kejadian kemarin.

Menurut Kasat Reskrim, dari rangkaian adegan rekontruksi yang dilakukan terdapat beberapa perberdaan adegan. Dan perbedaan tersebut nantinya akan ditindak lanjuti. “Mengingat kejadian sudah terjadi satu bulan yang lalu, tersangka sudah banyak yang lupa atas apa yang sudah dia perbuat. Dari 45 adegan rekonstruksi hanya 40 adegan saja yang pokok, sedangkan untuk 5 adegan lainnya masih dalam penyelidikan,” tambahnya.

Selain keluarga korban, rekontruksi kasus yang dikenal dengan ‘Jagal Periuk’ ini juga mejadi tontonan warga sekitar. Bahkan warga menyoraki tersangka karena sudah melakukan perbuatan keji dengan membantai sekeluarga yang tidak berdosa.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Salah satunya pasal 340 KUHP dengan tuduhan melakukan pembunuhan berencana. Selain itu tersangka juga dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara sampai seumur hidup hingga hukuman mati.

Seperti diberitakan, gara-gara cintanya tak direstui, Ramadhan Gumilang menghabisi nyawa tiga anggota keluarga kekasihnya, Selasa (29/4) sore. Pemuda 25 tahun itu membunuh Dukut dan Yanti, suami istri orangtua Dewi, kekasihnya dengan menggunakan kunci Inggris. Dia juga membunuh Prasetyo (13), anak bungsu di keluarga yang tinggal di Jalan Bungur III No. 184, Kelurahan Periuk Jaya Kecamatan Periuk Kota Tangerang. (uis/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.