Kejari Pandeglang Tak Kunjung Tetapkan Tersangka

Sudah 50 Pengurus Yayasan Diperiksa Dugaan Korupsi Bansos/Hibah

PANDEGLANG,SNOL— Sebanyak 20 orang pengurus yayasan, yang diduga menerima dana Hibah/Bansos diperiksa secara marathon oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang.

Dengan diperiksanya 20 orang tersebut, maka sudah sekitar 50 orang pengurus atau pihak yang diperiksa dalam kasus itu, termasuk sekitar 7 orang staf dan Kepala Biro (Karo) Kesra Pemprov Banten.

Kepala Seksi (Kasi) Pisdus Kejari Pandeglang Masmudi mengatakan,  pihaknya belum dapat meningkatkan kasus itu ke tahap penyidikan. Artinya, belum bisa menetapkan tersangka dalam perkara yang ditanganinya saat ini. Karena, dari puluhan saksi yang sudah dimintai keterangannya, belum ditemukan dua alat  bukti sebagai salah satu syarat untuk meningkatkan tahapan selanjutnya.

“Kami masih dalami dan masih butuh keterangan beberapa pihak lainnya,   sabar saja. Kita akan proses kasus ini hingga tuntas,” kata Masmudi, Jum’at (30/5).

Jika sudah ditemukan dua alat bukti, maka pihaknya akan langsung menetapkan tersangka. Proses penyelidikannya butuh waktu cukup panjang, mengingat jumlah penerima dana bantuan Hibah/Bansos ini cukup banyak.

Diberitakan sebelumnya, Humas Kejari Pandeglang Andi Metrawijaya mengatakan, sudah 30 orang lebih saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut. Terdiri dari unsur yayasan, staf Kesra Pemprov Banten dan beberapa pihak lainnya, yang terindikasi menerima dana Bansos/Hibah itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana Bansos/Hibah Pemprov tahun 2011 mencapai Rp391,463 miliar, yaitu Rp340,4 miliar dana hibah dan Rp51 miliar dana Bansos. Dengan jumlah penerima mencapai ratusan yayasan, lembaga atau instansi lainnya. (mardiana/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.