Rano Batal Geser Dua Kadis “Tersangka”

SERANG,SNOL— Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Banten, Rano Karno membatalkan pelantikan dua pejabat eselon II untuk jabatan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Asisten Daerah (Asda) III Pemprov Banten M Yanuar mengatakan, pelantikan untuk kepala Disnakertrans dan Dinkes dibatalkan dan akan dijadwalkan pada Juni mendatang. “Pak Plt Gubernur sejak kemarin ada kegiatan di Bali dengan pemerintah pusat, jadi tidak jadi ada pelantikan untuk dua jabatan kepala SKPD yang saat ini dijabat oleh Plt,” kata anggota Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Provinsi Banten ini usai menghadiri acara Pemantapan Pelayanan Gizi di Rumah Sakit Pembinaan Gizi  Masyarakat tahun 2014 di Hotel Ratu Bidakara, Kota Serang, Jumat (30/5).

Yanuar menambahkan, dua kepala dinas yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten tidak termasuk pejabat yang akan diganti. “Tidak termasuk dengan Kepala DSDAP (Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman), dan Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD). Pak Iing (Kepala DSDAP) dan Pak Zaenal (Kepala DPPKD) tidak diganti,” terangnya.

Keduanya masih menjalankan tugas-tugasnya sebagai kepala SKPD seperti biasa. “Beliau-beliau (Iing dan Zaenal) itukan tersangkanya masih belum tentu salah, yang terpenting tidak mengganggu irama pembangunan yang ada,” ujarnya.

Diketahui, Iing Suwargi adalah tersangka kasus dugaan korupsi proyek prasarana pengaman pantai normalisasi muara Pantai Karangantu, di Desa Banten Kecamatan Kasemen Kota Serang, senilai Rp4,8 miliar. Sementara itu Kepala DPPKD Zaenal Mutaqin ditetapkan tersangka oleh Kejati Banten dalam kasus dugaan penyelewengan dana hibah bantuan sosial tahun 2011-2012 sebesar Rp7,65 miliar.

Informasi dihimpun wartawan, dua pejabat yang akan duduk sebagai Kadinkes dan Kadisnakertrans Banten merupakan pejabat eselon III yang mendapatkan promosi jabatan. Keduanya adalah Kepala Bagian Keuangan Setda pada Biro Umum Provinsi Banten, Nirman (Kadisnakertrans) dan Kepala Bidang Pengkajian Dampak dan Penegakan Hukum Lingkungan pada Badan Lingkungan Hidup Daerah Banten, Drg Sigit Wardojo sebagai Kadinkes.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten yang juga Ketua Baperjakat Muhadi usai Salat Jumat di Masjid Raya Al-Bantan menyatakan,  pelantikan dua Kepala SKPD itu diundur karena pembahasan pengisian tersebut belum selesai. “Iya, awalnya direncanakan akhir Mei, tapi karena belum siap dan selesai maka diundur,” kata Muhadi.

Muhadi mengaku penjadwalan ulang pelantilan dua kepala SKPD tersebut belum dapat diputuskan, lantaran harus melihat persiapan dan progres pembahasan di Baperjakat. (rus/igo/bnn/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.