Antisipasi Karcis Palsu, Kantung Parkir Didata

PANDEGLANG,SNOL–Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) melalui Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) parkir, terus mengupayakan pemberdayaan kantung-kantung parkir. Program ini dilakukan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir.

Kepala UPT Parkir Dishubkominfo Pandeglang Rahmat Sugiana menyatakan, pihaknya terus mengupayakan koordinasi dengan pengelola parkir di lapangan. Selain kantung-kantung keramaian, seperti pasar Pandeglang, pasar Cadasari, pasar Batubantar dan beberapa pasar lainnya. Titik strategis sebagai kantung parkir yaitu, di pusat keramaian.

“Kami juga coba awasi dan mengantisipasi beredarnya karcis parkir bodong, alias tiruan yang dikeluarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, jangan sampai ketika muncul persoalan dikemudian hari,” kata Rahmat, Senin (4/5).

Jika ada kantung parkir yang dianggap atau diduga tidak resmi, hendaknya melaporkan langsung ke UPT Parkir atau langsung ke Dishubkominfo, untuk diambil langkah penindakan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku.

“Untuk menertibkan kantung parkir, memang butuh waktu lama. Kami juga berusaha mengerahkan seluruh personil yang ada, untuk mengecek serta mensurvey lokasi-lokasi tersebut,” tambahnya.

Diakuinya, belakangan ini pihaknya kerap mendapatkan laporan keberadaan kantung parkir bodong. Hal itu langsung dikoordinasikannya dengan pihak terkait. Termasuk dengan pimpinan dan pengelola parkir di lapangan.

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Pandeglang Hadi Mawardi mengungkapkan, selain untuk mencapai target PAD, UPT Parkir Dishubkominfo juga diharapkan bisa mensosialisasikan kepada masyarakat, bagaimana cara mengetahui karcis parkir yang asli dan yang palsu.

“Terkadang masyarakat juga bingung, bagaimana membedakan karcis parkir yang asli (resmi,red) dan yang palsu (tiruan,red). Makanya, perlu sosialisasi,” imbuhnya. (mardiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.