Ratusan Orang Daftar PPK dan PPS Setiap Hari

PANDEGLANG,SNOL– Semakin hari, para pendaftar calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang mendatangi sekretariat KPU Pandeglang, semakin bertambah. Menurut informasi yang diterima di hari pertama pembukaan, pendaftar calon PPK sebanyak 41 orang,

dan calon PPS sekitar 17 orang. Dihari kedua, pendaftar calon PPK sebanyak 50 orang dan calon PPS sekitar 15 orang. Dihari ketiga, pendaftar calon PPK sebanyak 188 orang dan calon PPS sekitar 210 orang.

Pokja Pembentukan Penyelenggara Adhoc KPU Pandeglang Abdurohim menyatakan, panitia pendaftaran standby di sekretariat KPU Pandeglang setiap hari mulai pukul 09.00 Wib – 17.00 Wib, untuk menerima berkas calon pendaftar baik untuk calon PPK maupun calon PPS.

“Kebutuhan PPS ditiap desa sekitar 3 orang, sedangkan Kabupaten Pandeglang ada 332 desa, 13 kelurahan dan 35 kecamatan. Jadi, total kebutuhan PPS sekitar 1.035 orang. Sementara untuk PPK masing-masing 4 orang,” kata Abdurohim, Senin (4/5). Adapun pembukaan pendaftaran, tambahnya, dimulai dari tanggal 2 sampai 5 Mei (hari ini).

Ketua KPU Pandeglang A Sujai menyatakan, para calon anggota PPS dan PPK itu nanti akan menjalani beberapa tahapan seleksi. Selain seleksi administrasi (pemberkasan), juga akan menjalani seleksi lainnya. “Kami harapkan seluruh kebutuhan lembaga adhoc terpenuhi. Sukses Pilkada tahun ini menjadi sukses bersama. Artinya, kami berharap semua pihak turut mensukseskannya,” ungkap Sujai.

Diberitakan sebelumnya, KPU Pandeglang optimis jumlah PPS ditingkat desa dan PPK tingkat kecamatan, bisa tercapai sesuai kebutuhan. “Kami berupaya maksimal memenuhi kebutuhan semuanya, PPK maupun PPS. Dibantu oleh temen-temen media juga sosialisasinya,” kata Abdurohim, Minggu (3/5) lalu.

          Ia yang didampingi komisioner KPU lainnya Ade Mulyadi, Munawar dan Sekretaris KPU Tb. Muhdi, menyatakan, pihaknya juga memperkuat sosialisasi yaitu dengan membuat selebaran, yang disebarkan keseluruh kecamatan. Menurutnya, KPU juga sudah mengantisipasi persoalan tersebut. Salah satunya dengan menambah waktu pendaftaran. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Karang Taruna, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, kecamatan, desa, dan beberapa pihak lainnya. (mardiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.