Antisipasi Tahanan Kabur, Pagar Rutan Ditinggikan

LEBAK,SNOL–Demi keamanan dan antisipasi adanya warga binaan yang kabur seperti yang pernah terjadi pada 2012 lalu, pihak Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIb Rangkasbitung Kabupten Lebak, meninggikan tembok dan pagar sekeliling Rutan.

Diketahui, semula tingginya sekitar 3,5 meter, ditambah atau ditinggikan sekitar 2,90 meter dengan total ketinggian sekitar 6 meter lebih.

Pembangunan pagar Rutan itu menggunakan dana APBN Tahun Anggaran (TA) 2015, yang menghabiskan sekitar Rp700 juta lebih. Hingga saat ini, pengerjannya masih sekitar 30 persen.

Kepala Keamanan Rutan Rangkasbitung, Adi Santoso mengatakan, sudah lama pihaknya mengajukan permohonan anggaran untuk menambah ketinggian pagar keliling Rutan itu, dan baru tahun ini bisa direalisasikan. Ditinggikannya kembali pagar itu sebagai upaya untuk meningkatkan kemanan karena pagar yang selama ini masih kurang memadai dan belum bisa 100 persen menjamin keamanan.

“Akibat kurang tingginya pagar keliling Rutan, tahun 2012 lalu dua orang warga binaan berhasil melarikan diri. Maka dari itu, kami selalu mengusulkan untuk dibangun, dan baru tahun ini bisa terealisasi. Peningkatan tembok keliling ini memang sangat mendesak sekali dan dibutuhkan sekali,” kata Adi, Jumat (5/6).

Kepala Pengelolaan Rutan, Hilaman menambahkan, pelaksanaan pembangunan tembok itu akan berjalan selama 5 bulan. Bukan hanya itu yang di bangun, pihaknya juga telah membangun ruang Bina Kerja (Binker), yang merupakan tempat binaan kemandirian narapidana. “Kami menilai, tembok yang lama kurang ideal. Makanya, kami mengusulkan ke pusat untuk di bangun kembali atau ditambahkan. Hal itu, bagian dari langkah atisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selama ini juga, Binker terpisah,” imbuhnya. (mg29/mardiana/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.