Bantuan Pusat Rp 7 M Terancam Dibatalkan

SERANG,SNOL– Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI berencana membatalkan bantuan dana untuk pembangunan Pasar Tradisional Kasemen sebesar Rp 7 miliar. Hal tersebut dikarenakan, Pemkot Serang dalam hal ini Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Dagperinkop) tidak kooperatif soal penyerahan dokumen teknis, sebagai syarat yang diminta Kemendag.

Hal tersebut diungkapkan oleh anggota Fraksi PKS DPRD Kota Serang, Tubagus Ridwan Akhmad. Menurutnya, Kemendag RI akan mencoret bantuan Rp 7 miliar itu, selama Pemkot tidak kooperatif. “Dokumen teknis sebagai persyaratan untuk memperoleh bantuan itu penting untuk diserahkan. Pemkot harus memikirkan itu,” kata Ridwan, Jumat (5/6), seraya menyatakan, pihaknya akan segera memanggil dinas terkait.

Pihaknya berharap, hal itu tidak terulang lagi dikemudian hari. Masalah ini juga menjadi catatan bersama atas kinerja Disdagperinkop.

Sayangnya, Kepala Disdagperinkop Kota Serang, Ahmad Benbela, belum bisa dikonfirmasi wartawan terkait adanya ancaman pembatalan bantuan dari pusat tersebut, Jumat (5/6).

Terpisah, Wakil Walikota Serang, Sulhi mengaku, belum mengetahu adanya ancaman pembatalan bantuan dari pemerintah pusat. Ia mengaku akan segera meminta konfirmasi dari Kepala Disdagperinkop, karena Pemkot Serang sangat membutuhkan bantuan dana dari pemerintah pusat, untuk program pembangunan.

“Saya belum tahu ancaman pembatalan bantuan tersebut. Nanti saya cek, dan tanyakan ke Kepala Disdagperinkop. Saya sudah coba telepon ke 3 nomornya, nggak aktif semua,” pungkasnya. (mg30/mardiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.