Kemendagri: 90 Persen Penduduk Sudah Rekam e-KTP

JAKARTA,SNOL Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak hanya memprioritaskan perekaman data kependudukan bagi penerbitan KTP elektronik di 101 daerah yang bakal menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2017. Namun juga terhadap daerah-daerah lain di seluruh Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, langkah tersebut dilakukan karena perekaman tidak hanya penting bagi pelaksanaan pilkada, namun juga bagi peningkatan pelayanan bagi seluruh penduduk Indonesia.

“Jadi semua bergerak bersama, berjalan secara paralel. Saat ini semua daerah-daerah berlomba menuntaskan perekaman,” ujar Zudan, Kamis (8/9).

Zudan menyatakan pendapatnya berdasarkan fakta setelah sebelumnya berkeliling ke sejumlah daerah di Indonesia. Hasilnya, terlihat adanya peningkatan perekaman.

“Saya baru pulang dari Praya, Lombok Tengah, terus nyambung ke Palembang dan ke Bantul, Kulonprogo serta Kota Yogyakarta. Semua antusias dan masyarakat berbondong-bondong datang ke Dinas Dukcapil (Kependudukan dan Pencatatan Sipil). Sekadar informasi, untuk Yogya dan Bantul, perekaman naik enam kali lipat. Kulonprogo naik tiga kali lipat,” ujar Zudan.

Saat ditanya terkait jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman, Zudan menyatakan kini telah mencapai 90 persen dari total 183 juta penduduk wajib e-KTP.

Selain itu, Zudan juga menyatakan pihaknya menerima sekitar 6.000 pengaduan dan permintaan konsultasi terkait perekaman e-KTP. Permintaan diterima setelah sebelumnya Kemendagri menyebar nomor telepon yang dapat dihubungi.

“Untuk pengaduan pasti kami tanggapi dan setelah melihat animo konsultasi sangat tinggi, maka kami dukcapil akan membuka lagi call cantre khusus konsultasi dan pengaduan. Ini diluar call centre untuk jaringan dan data centre yang sudah ada,” ujar Zudan. (gir/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.