Kalau Malam Kamar, Pembuat Ekstasi itu Berisik…

NEGLASARI, SNOL Penggerebekan rumah kontrakan di Jalan Utama 1 Neglasari, Kota Tangerang membuat warga sekitar terkejut. Apalagi aparat membekuk Koh Hwan yang diduga memproduksi narkotika jenis ekstasi di sana.

Guntur (33) yang juga merupakan penghuni kontrakan tersebut mengaku kaget dengan adanya penggerebekan ini. Pria berusia 33 tahun tersebut menempati kamar di lantai bawah paling pojok kiri.

Ia mengaku tak begitu mengenali sosok tersangka. Guntur mengungkapkan bahwa tersangka memang sering kali melakukan hal – hal yang aneh semenjak mengontrak di lokasi tersebut.

“Kalau malam itu kamarnya berisik banget. Ada suara – suara gaduh seperti orang lagi menumbuk sesuatu,” ujar Guntur saat ditemui di tempat kejadian perkara pada Rabu (28/9)

Lelaki yang berprofesi sebagai ojek online ini menambahkan dirinya melihat tersangka selalu sibuk pada malam hari. “Kalau pagi sampai siang tuh enggak kelihatan. Tapi kalau malam, suka bolak – balik ke luar pintu kontrakan,” ucapnya.

Guntur menuturkan terkadang tersangka membawa teman – temannya pada malam hari. Tersangka membawa sepeda motor jika berpergian dan menaruhnya ke garasi kontrakan.

“Malah dia (Koh Hwan) pernah bilang mau pindah kamar ke bawah. Kalau di atas berisik mengganggu penghuni di bawah lainnya,” katanya.

Tersangka rupanya belum seumur jagung menempati kontrakan itu. Ia baru menempati kamar tersebut sekitar satu bulan lamanya. “Baru 22 hari tinggal di sini, saya juga kaget tau – tau digerebek polisi,” imbuh pemilik kontrakan, Ci Wan Yo.

Ci Wan Yo menyebut tersangka pun belum sempat membayar sewa kontrakan bulan ini. “Belum dibayar malah ketangkap polisi,” paparnya.

Di mata penghuni kontrakan, tersangka merupakan sosok yang pendiam. Bahkan tersangka terbilang orang yang ramah. “Saya juga masih enggak percaya kalau dia itu bikin ekstasi,” ungkap Ci Wan Yo.

Bobi, satu dari warga setempat mengatakan bahwa tersangka jarang sosialisasi dengan masyarakat sekitar. Bobi pun tak terima wilayahnya ini dijadikan untuk produksi narkoba.

“Orangnya jarang ke luar, enggak berbaur sama warga. Sudah tua bukannya tobat malah buat naroba,” ucap Bobi tampak kesal. (iqbal/gatot/satelitnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.