Rano Perintahkan Copot Baliho Pemprov Banten Bergambar Dirinya

SERANG, SNOL Tak ingin dicitrakan negatif pada perhelatan Pilgub Banten ini, pasangan Rano Karno dan Embay Mulya Syarif serius melakukan upaya-upaya preventif untuk menghindari tindakan yang merugikan kandidat yang diusung tiga parpol ini.

Beberapa hal yang dilakukan di antaranya dengan menertibkan spanduk atau alat peraga yang memunculkan foto serta berjanji akan transparan dalam hal dana kampanye.

Perhelatan pesta politik memang kerap dibumbui upaya negatif dari kandidat peserta pemilu. Mulai dari politik uang hingga colong start seolah jamak ditemui. Karena itulah, pasangan Rano Karno dan Embay Mulya Syarif melarang timnya untuk memasang alat peraga kampanye.

Bahkan RK yang merupakan Gubernur Banten Saat ini sudah menginstruksikan jajaran Pemprov untuk menertibkan dan mencabut seluruh publikasi program dan kegiatan Pemprov Banten yang memuat gambarnya. Ia juga melarang keras SKPD menggunakan fotonya pada spanduk kegiatan.

Selain itu, Rano Kamis (29/09) kemarin secara resmi menyurati seluruh Kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) untuk melakukan pencopotan baliho, foto dan alat peraga lainnya yang bergambar dirinya.

“Sekarang kan sudah mulai kita copot-copoti, kalau temen-temen lihat yang banner besar di dekat rel kereta itu sudah dicopot. Ya walaupun saya sebagai gubernur, ya sudahlah yang terpenting harus segera copot, “ kata Rano kepada media, kemarin.

Bukan itu saja, terkait alat peraga yang terpasang, dekat-dekat ini “Si Doel” mengaku siap untuk buka-bukaan dengan dana kampanye yang akan dia gunakan pada perhelatan Pilgub Banten 2016 ini. “Insya Allah pasti dibuka (dana kampanye),” ujar Rano ketika dimintai keterangan berkaitan dengan dana kampanye.

Hal senada juga disampaikan bakal calon Wakil Gubernur Banten, Embay Mulya Syarief. Ia menyambut niat RK untuk transparan soal dana kampanye yang akan digunakan untuk pesta demokrasi ini, meskipun hal tersebut masih dalam pembahasan oleh tim pemenangan.

“Insya Allah, kita akan transparan dan terbuka, saat ini tim masih merumuskan soal dana kampanye yang akan digunakan, tapi pasti kita akan publikasikan itu ke masyarakat” ujar Embay saat dihubungi via telepon, kamis (29/09).

Hal yang dilakukan pihaknya tersebut, menurut Embay adalah sebagai bentuk keseriusan untuk menciptakan suasana Pilgub yang fair dan sehat. Selain itu juga sebagai wahana pasangan ini memberikan pembelajaran politik bagi masyarakat.

“Politik ini kan bukan sekadar masalah siapa milih siapa, namun ini juga pembelajaran politik bagi masyarakat, kita ingin Pilgub ini mengajarkan tentang ketertiban, bagaimana kita bisa mengajari itu kalau kitanya juga tidak tertib, “ pungkasnya. (mg10/made/satelitnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.