Ratusan Desa di Kabupaten Serang Belum Milik BUMdes

KAB SERANG, SNOL— Ratusan desa di Kabupaten Serang belum mendirikan Badan Usaha Milik desa (BUMdes). Hal itu dikarenakan masih banyak  desa yang tidak paham mengangkat potensi usaha‎ di daerah masing-masing.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, bahwa dari 326 Desa di Kabupaten Serang masih sangat sedikit yang sudah mendirikan BUMdes. Itu pun kata dia masih banyak BUMdes yang belum berjalan dengan maksimal‎.

“Mereka masih bingung (mengelola BUMdes-red), usahanya gak langsung jalan,‎ kadang mereka juga nggak paham potensi di sekitar mereka apa usahanya, ada yang tau usahanya apa tapi terkendala modal, ada yang modalnya nyambung tapi terkendala pemasaran, yah sekitar itu lah perputarannya, modal, SDM, pengelolaan dan pemasaran,” kata Tatu.

Namun demikian, kata dia untuk memaksimalkan pengelolaan BUMdes di Kabupaten Serang pihaknya‎ sudah melakukan MoU dengan BTN. MoU ini juga sebagai tindaklanjut yang dilakukan di Kementerian, jadi Banten ini pendampingnya adalah BTN.

“Saya berharap pendampingan dari BTN ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, pengelola BUMdes-nya kan dilatih, kemudian nanti mereka kan di permodalan tetap didampingi, jadi sekali lagi menurut saya ini tolong dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Sementara, Kepala Wilayah Jakarta Banten BTN‎, Dewi Fitrianingrum mengatakan, bahwa menindaklanjuti MoU dengan Pemkab Serang, pihaknya akan segera memberikan bantuan permodalan, pendamping, konsultasi dan pelatihan untuk jiwa kwirausahaan. Karena di desa sendiri memiliki potensi yang bisa dioptimalkan untuk memberikan benefit terhadap Pemda itu sendiri.

“Di sini peran BTN tentunya selain pendampingan, kita memberikan bantuan finansial dalam hal pembiayaan kredit, kemudian juga karena kita memberikan pendampingan dari awal‎, hal-hal seperti persyaratan perbankan bisa disiasati supaya optimalisasi potensi-potensi desa bisa diakses oleh perbankan,” imbuhnya. (sidik/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.