Rumah Terbakar, Ibu Pilih Selamatkan Anak

Diduga Akibat Konsleting Listrik, Kerugian Materil Ditaksir Rp 70 Jutaan

PAGELARAN, SNOL—Tak disangka dan tak diduga, lagi enak santai sambil mengurusi anak-anaknya di dalam rumah, Tasih (29) war­ga Kampung Sinar Mulya RT/RW 02/03, Desa Tegalpapak, Ke­camatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, seketika berham­buran sambil menyelamatkan anak-anaknya dan menangis histeris meminta tolong kepada warga sekitar, karena rumahnya dilalap si jago merah, Minggu (12/11) sekitar pukul 11.30 WIB.

Anggota Tagana Kecamatan Pagelaran, Firdha Gunawan menjelaskan, saat itu yang ada di rumah hanya Tasih (isteri Muhali) bersama anak-anaknya. Sedangkan Muhali sedang ber­jualan, tiba-tiba saja anak dan isterinya melihat percikan api yang berasal dari kabel yang konslet membakar atap rumah.

“Waktu itu juga Tasih tidak menyelamatkan apapun, lang­sung menyelamatkan anak-anaknya ke luar rumah, sambil meminta tolong kepada tetang­ganya. Dibantu seorang sopir, yang kebetulan sedang melintas di depan rumahnya. Akhirnya, warga berhamburan membawa peralatan seadanya yang diisi air, untuk membantu memadamkan kobaran api di rumah tersebut,” terang Firdha, Minggu (12/11).

Menurutnya, sekitar 30 menit tepatnya jam 12.00 WIB, api dapat dipadamkan oleh warga dan keba­karan itu juga hanya menghangus­kan separuh rumah saja. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, hanya kerugian materi saja.

“Kami sedang membantu memberesakan rumah terse­but. Kerugiannya ditaksir sekitar Rp 70 jutaan. Karena, banyak barang-barang berharga yang hangus terbakar,” pungkasnya.

Ia juga berharap, korban keba­karan segera mendapat bantuan dari Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pande­glang. Karena, pakaian dan barang berharga lainnya habis terbakar.

“Apalagi keluarga itu, dari ke­lima anaknya ada yang sekolah, pasti banju sekolahnya terbakar. Belum lagi ada yang masih bali­ta, maka dari itu kami meminta agar segera dibantu,” harapnya.

Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Ade Mulyana mem­benarkan kejadian tersebut. Pi­haknya langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk memastikan akan mem­berikan bantuan. Karena, ia su­dah melaporkan kejadian itu ke pimpinannya dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang.

“Alhamdulillah, dalam in­siden tersebut tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian materi saja. Saya sudah buat laporan­nya, dan langsung saya sampai­kan juga ke Dinsos Pandeglang, agar segera memberikan ban­tuan. Kalau dari BPBD, pasti akan kami bantu logistik dan peralatan lainnya,” imbuhnya. (nipal/mardiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.