Ketum PPP Serahkan Rekom untuk Arief

TANGERANG, SNOL—Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya se­cara resmi merekomendasikan Arief R Wismansyah sebagai calon waliko­ta Tangerang 2018-2023. Rekomen­dasi diserahkan usai pembukaan kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) yang diseleng­garakan di Restoran Istana Nelayan, Tangerang, Senin (13/11).

Penyerahan secara resmi dilaku­kan oleh Ketua Umum PPP, Muham­mad Romahurmuziy didampingi anggota DPR RI, Irgan Chaerul Mah­fiz, Ketua DPW PPP Banten Agus Setiawan, Sekretaris DPW Iskandar Zulkarnaen, Ketua DPC PPP Kota Tangerang Yati Rohayati dan sejum­lah pengurus PPP lainnya. Bersa­maan dengan penyerahan tersebut, partai berlambang ka’bah ini juga menyampaikan rekomendasi terha­dap calon walikota Serang, Subadri Usuludin.

Selain itu, DPP PPP juga menge­luarkan surat tugas bagi Iskandar Zularkarnaen agar menjalin komu­nikasi dengan Arief. Ketum PPP, Romahurmuziy mengharapkan seluruh visi dan misi PPP yang se­belumnya sudah dijabarkan oleh dirinya bisa dijalankan oleh Arief selama sisa pemerintahan ini. “Dan tentu saja kita harapkan Pak Arief akan mendapatkan kemenangan mininal 65 persen,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Selain itu, PPP juga mengingink­an agar Arief segera membentuk kaolisi secara lengkap mengingat tahapan yang terus berjalan. “Se­bab bagaimana pun untuk mengu­sung pasangan calon harus dilaku­kan koalisi dengan partai lainnya,” ujarnya.

Namun meski mengeluarkan surat tugas untuk Iskandar, politisi yang akrab disapa Romy tersebut memas­tikan penyodoran nama Iskandar bukanlah menjadi harga mati. “Ha­rapan itu (untuk digandeng) pasti ada ya, apalagi kita membawa kursi cukup signifikan,” ujarnya. Bagaima­na jika tidak digandeng? “Namanya harapan ya, tentu kita tidak mau be­randai-andai,” ucap Romy.

Sementara, Arief R Wismansyah menyampaikan ucapan terimaka­sihnya karena telah dipercaya oleh PPP untuk diusung menjadi calon walikota. “Mudah-mudahan ini menjadi langkah konkret bersama untuk menuju pilkada 2018.

Terkait dengan surat perintah bagi Iskandar agar menjalin komunikasi politik dengan dirinya, Arief me­nyampaikan adalah hal yang wajar bila partai menyodorkan kadernya agar digandeng. “Harapannya ada kolaborasi. Akan tetapi tentu akan ada pembicaraan politis antara tim saya dengan PPP, namun seman­gatnya Insya Allah akan komitmen untuk pemenangan 2018-2023 ber­sama,” ujarnya. Arief menuturkan pi­haknya membuka diri bagi kandidat pendamping mana pun untuk dikaji dan dibahas lebih lanjut. “Namun semua akan melalui pembahasan,” ucapnya.

Senada, Iskandar juga menyam­paikan rasa terimakasihnya telah diberi kepercayaan oleh DPP untuk menjalin komunikasi dengan Arief serta parpol koalisi. “Intinya kita coba lakukan komunikasi dengan baik,”ucapnya. Iskandar menyam­paikan sekarang yang penting bag­inya sudah melakukan ikhtiar. “Den­gan Pak Arief ya seperti biasa, saya bersahabat dengan beliau, dia wa­likota saya legislatif. Ada pun nanti dia yes or no dengan saya, itu kem­bali ke beliau,” ucapnya.

Ketika ditegaskan, apakah hal ini bermakna bahwa dirinya akan menerima apa pun yang diputuskan oleh Arief terkait ‘perjodohan’ ini dirinya menerima, ia membenarkan. “Tentu saya menerima keputusan, sebab itu hak politik beliau. Beliau mau menerima saya sebagai wakil alhamdulillah, tidak juga tidak akan jadi masalah,”pungkasnya. (made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.