Ratusan Koperasi Dibubarkan Pemda

KAB SERANG, SNOL— Dinas Kop­erasi Perindustrian dan Perdagan­gan (Diskoperindag) Kabupaten Se­rang membubarkan 586 koperasi di wilayah kerjanya. Hal itu dilakukan lantaran koperasi tersebut sudah tidak aktif lagi menjalankan aktivi­tasnya.

Kepala Bidang Koperasi pada Dis­koperindag Kabupaten Serang, Pipih Rosvianthie menyebutkan, bahwa secara keseluruhan koperasi di Ka­bupaten Serang ada sebanyak 1.161, namun setelah dibubarkan lantaran sudah tidak aktif lagi melaksanakan aktivitas keorganisasian, saat ini ter­sisa 575 koperasi. “Kegiatan organ­isasi dan usahanya sudah tidak jalan, jadi koperasi-koperasi di Kabupaten Serang yang tidak jalan itu kita bubar­kan,” katanya, Selasa (14/11).

Ia menuturkan, surat keputusan pembubaran koperasi yang sudah tidak aktif lagi sudah diterbitkan pada 17 Oktober 2017 ini . Menurut­nya, pembubaran koperasi ini juga sudah berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi yang dilakukan Ke­menterian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM).

Namun, kata dia jika ada pihak ko­perasi yang merasa keberatan dengan surat keputusan pembubaran terse­but, ia mempersilakan koperasi untuk mengajukan keberatan yang ditunjuk­kan pada Kementerian KUKM. “Surat disampaikan melalui kami (Disko­perindag Kabupaten Serang-red) dua bulan setelah surat pemberita­huan diterima,” ujarnya.

Ia menjelaskan selain usah­anya sudah tidak jalan, pem­bubaran koperasi tidak aktif ini dalam rangka pendataan dan penataan koperasi. Sehingga, diperoleh data jumlah koperasi yang akurat serta dapat diper­tanggungjawabkan. “Koperasi harus berkualitas secara nasion­al,” katanya.

Kepala Diskoperindag Ka­bupaten Serang, Abdul Wahid membenarkan adanya pem­bubaran koperasi yang sudah tidak maksimal tersebut. ia berharap kedepan kehadiran koperasi bisa menjadi wadah untuk meningkatkan nilai kes­ejahteraan masyarakat atau anggota secara ekonomi. “Ko­perasi itu kan dari anggota untuk anggota, jadi harus be­nar-benar aktif dalam menjala­kan kegiatannya,” imbuhnya. (sidik/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.