Tes Kompetensi Tenaga Non PNS Kacau

Diduga Akibat Server Aplikasi Web CBT Ngadat

PAMULANG,SNOL— Setelah ber­jalan beberapa jam, pelaksa­naan tes Kompetensi Tenaga Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Tangerang Selatan (Tang­sel) yang digelar di di Gedung Universitas Terbuka Conven­tion Center (UTCC) Pondok Cabe Kecamatan Pamulang, berakhir kacau dan dibatal­kan, Selasa (14/11). Salah satu penyebabnya diduga karena server aplikasi web CBT Tang­sel atau aplikasi ujian berbasis komputer tidak berfungsi.

Dari informasi yang diper­oleh, sesi pertama tes berlang­sung pada pukul 08.00 hingga pukul 12.00 Wib. Sedangkan pada sesi kedua dijadwalkan dimulai pada pukul 13.00 na­mun molor hingga pukul 14.30 Wib. Molornya jadwal diduga karena server pendukung ap­likasi CBT Tangsel tidak mam­pu menampung seluruh pe­serta yang ikut tes kompetensi. Kondisi itu menyebabkan mayoritas peserta tidak bisa login maupun kerkoneksi dengan aplikasi yang disediakan penyelenggara. Akibatnya, ribuan peserta kecewa hingga nyaris terjadi kericuhan. Pe­serta yang merupakan pegawai non PNS mengeluhkan Server Tes Kemampuan Dasar (TKD) yang sulit dibuka.

Sumber Satelit News men­gatakan, TKD dibatalkan oleh penyelenggara melalui pengumuman karena sebagian pe­serta tes tidak bisa login ap­likasi tes yakni CBT Tangsel. Di pengumuman itu, penyeleng­gara menyatakan bahwa hasil dari tes di aplikasi CBT Tangsel tidak valid. Ujicoba lanjutan rencananya bakal dilakukan di setiap Satuan Kerja Pemerin­tah Daerah (SKPD).

“Fasilitas server yang digu­nakan oleh panitia tidak me­menuhi kapasitas yang dibu­tuhkan, karena yang masuk ribuan,” kata sumber tersebut yang ikut tes Kompetensi Tenaga Non PNS.

Ketua Forum Honorer In­donesia kota Tangsel Achmad Sofyan mengaku sudah men­dengar keluhan para honorer yang mengikuti TKD soal lam­bannya server. Menurutnya, para honorer sudah mengikuti aturan dan prosedur yang di­syaratkan. “Kami berharap ini jadi perhatian Kepala BKPP Tangsel untuk segera mencari solusi. Jangan juga kami disu­ruh ikut TKD tapi fasilitas yang disediakan tidak maksimal. Kegiatan seperti ini kan angga­rannya cukup besar,” ujarnya.

Kepala Bidang Pendayagu­naan, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan kota Tangsel, Appgraid Purwanto mengatakan pihaknya bakal menindaklanjuti masalah server yang dikeluhkan para peserta. Dari hasil pengama­tan pihaknya, tidak semua TKS gagal untuk menggunakan ap­likasi dan dapat menjawab soal terpat waktu. (jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.