1 Pencuri Tewas,   2 Lumpuh, 1 Ngumpet

Ditembak Polisi saat Menggasak Indomaret

PAMULANG, SNOL—Empat kawanan pencuri ini ketemu sialnya. Mereka kepergok Tim Vipers Polres Tangerang Selatan saat menggasak barang-barang di Indomaret yang berlokasi Pondok Cabe VI Jalan Terbang Lay­ang Rt.05/2 Kelurahan Pondok Cabe Kecamatan Pamulang, Rabu (15/11) dinihari pukul 04.00 Wib. Satu pelaku tewas ditembus timah panas aparat. Seorang lainnya dilumpuhkan di ba­gian kakinya.   Sedangkan dua pelaku lainnya menyerahkan diri.

Kejadian berawal saat petugas Tim Vipers Polres Tangsel tengah berpa­troli. Ketika melintas di Pondok Cabe VI Jalan Terbang Layang RT 05/2 Ke­lurahan Pondok Cabe, petugas men­curigai sebuah mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernopol  B-1437-SYM terparkir di area parkir Indomaret dengan posisi menghalangi rolling door Indomaret.

Kecurigaan semakin kuat ketika melihat lampu listrik minimarket dalam kondisi mati sehingga suasana di lokasi tampak gelap.

Kemudian petugas meng­hampiri kendaraan tersebut. Saat didekati, petugas melihat ada tiga dari empat pelaku su­dah membawa secara estafet ba­rang-barang dari toko ke dalam mobil. Ketiga pria itu masing-masing Jonni Hutahaean (34), Parulian Pane (37) dan Jabuan Saragih Sigalingging (35).

Petugas mencoba memberi­kan tembakan peringatan se­banyak dua kali ke atas. Bukan­nya menyerah, tiga pelaku itu justru malah melakukan perla­wanan dengan menyerang petu­gas menggunakan senjata tajam. Petugas terpaksa melumpuhkan para pelaku dengan menembak­kan timah panas.

“Satu dari tiga pelaku Jon­ni Hutahaean tewas seketika setelah peluru petugas menem­bus bagian dadanya. Satu pelaku lagi Parulian Pane mengalami luka tembak di bagian leher se­belah kiri. Sedangkan Jabuan Saragih Sigalingging, ditembak di bagian paha kaki kanannya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Ahmad Alexander Yurikho kepada awak media, Rabu (15/11).

Setelah berhasil melumpuh­kan dua orang, polisi kemudian mengintrogasi pelaku yang ma­sih hidup. Di sana terungkap bahwa mereka melakukan ak­sinya sebanyak empat orang. Mendapat info akurat, petugas langsung melakukan pencar­ian terhadap satu pelaku lagi yakni Patur Manullang (37). Pencarian dilakukan dengan menyisir di sekitar toko indoma­ret serta di rumah-rumah warga. Petugas juga memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Patur Manullang yang ber­tugas menjebol atap toko dan sempat kabur akhirnya berha­sil ditangkap. Pelaku diringkus setelah ada warga yang melapor jika di atap rumahnya ada suara mencurigakan.

Warga pemilik rumah di samping Indomaret, Marudin (54) merasa curiga saat men­dengar ada suara berkali-kaki di bagian plafon atap ruman­ya. Dia lalu segera bergegas melaporkan ke aparat kepoli­sian yang sedang berjaga-jaga di depan Indomaret. “Lapor Pak, di plafon atap rumah saya ada suara mencurigakan, tolong di­periksa,” pinta Marudin.

Petugas tak menyia-nyiakan laporan itu. Mereka langsung bergegas menuju rumah Ma­rudin dan memeriksa plafon rumahnya. Benar saja, saat di­periksa ternyata ada orang ten­gah bersembunyi di plafon atap itu. Setelah ditangkap dan diin­trogasi, orang itu bernama Pa­tur Manullang yang merupakan satu dari empat pelaku pencu­rian yang saat itu tengah dicari-cari petugas.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Ahmad Alexander Yurikho mengatakan, dari hasil pemeriksaan akhirnya identitas masing-masing pelaku terungkap. Keempat pelaku an­tara lain Jonni Hutahaean (34), warga Kampung Sidiangkat Kelurahan Sidingkalang Keca­matan Sidingkalang Provinsi Sumatera. Pelaku tewas di lo­kasi kejadian karena tertembak pada bagian dadanya. Pelaku langsung dilarikan ke instalasi Jenazah RS Polri Kramat Jati Ja­karta.

Kemudian, Parulian Pane (37), warga Jalan PLP Curug Kelura­han Curug Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang. Parulian juga dilarikan ke RS Polri Kramat Jati karena mengalami luka tem­bak di leher sebelah kiri.

Pelaku ketiga yakni Jabuan Saragih Sigalingging (35) beral­amat di Kolong Tol Kebon Jeruk Jakarta Barat. Pelaku mengal­ami luka tembak di paha sebe­lah kanan. Dan terakhir Patur Manullang (37), beralamat di Ja­lan PLP Curug Kelurahan Curug Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang. Pelaku sempat ber­sembunyi di rumah warga.

Petugas menyita sejumlah ba­rang bukti, antara lain 1 unit mo­bil Daihatsu Xenia B-1437-SYM, 2 buah linggis, 2 pucuk senjata tajam, 1 buah rantai, 2 buah gembok dalam keadaan rusak, 1unit decoder CCTV, ratusan bungkus karton Susu beragam merk, puluhan bungkus rokok beragam merk, dan kosmetik beragam merk. “Adapun keru­gian material ditaksir sekitar Rp 50 juta,” terang Alexander.

Sepanjang 2017 ini komplo­tan pelaku tersebut paling tidak telah melakukan aksi kejahat­an serupa sebanyak 13 kali di wilayah Tangerang Raya. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 dan arau 365 KUHPi­dana tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman antar 9 – 12 tahun penjara. (jarkasih/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.