Petugas Damkar Wajib Bisa Mengaji

CURUG, SNOL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menetapkan aturan khusus pada seleksi para calon petugas pemad­am kebakaran. Para peserta wajib bisa mengaji alquran untuk dapat diterima sebagai pegawai.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Agus Suryana mengatakan dari 260 pelamar, hanya 30 orang yang diterima bekerja. Selebihnya gugur.

“Awalnya yang melamar ada 260 orang, tapi yang kita (BPBD-red) teri­ma hanya 30 orang saja. Tes terakhir itu karena gak bisa mengaji,” kata Agus Suryana kepada Satelit News, kemarin.

Sejumlah tahapan seleksi kesehatan dan samapta diberlakukan. Sebanyak 80 orang telah lulus tes kesehatan. Tapi, dari 80 orang itu hanya 30 yang bisa mengaji.

Menurut Agus Suryana, kemampuan mengaji atau membaca Alquran sangat dibutuhkan para calon petugas damkar. Sebab, pekerjaan petugas damkar erat kaitannya dengan kecelakaan karena melawan maut dan api.

“Sangat penting bisa mengaji, tidak cukup hanya bermodalkan berani saja, itu karena petugas damkar dekat den­gan maut yaitu melawan api,” katanya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya sengaja memberlakukan peraturan tersebut, ti­dak melihat siapa dan dari mana asal­nya, setiap calon petugas dari damkar diharuskan untuk bisa mengaji.

Agus mengatakan, upaya belajar mengaji merupakan tanggung jawab pribadi sebagai Muslim dan dia meng­harapkan seluruh anggota dapat melak­sanakannya dengan efektif dan ber­manfaat.

“Syarat ini semgaja kita gunakan agar petugas damkar tahu dengan ilmu ke­agamaan dan menjadikannya sebagai pegangan dan sesuai dengan program magrib mengaji,” katanya.

Kasubid Pengendalian Bantuan, BPBD Kabupaten Tangerang, Mashudi, seleksi penerimaan petugas damkar melalui tes mengaji dalam upaya un­tuk meningkatkan kinerja para petugas damkar Kabupaten Tangerang.

“Melalui jiwa yang bersih in­sya Allah semuanya akan berjalan mulus,”pungkasnya. (mg1/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.