Penyerahan Aset Harus Diekspos

TIGARAKSA,SNOL—Pelepasan aset mi­lik Pemerintah Kabupaten Tangerang hendaknya diketahui khalayak umum. Masyarakat harus mengetahui mana saja aset milik Kabupaten yang akan diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

“Masyarakat berhak mengetahuinya, mengingat seluruh aset yang akan diserahkan itu adalah milik daerah juga,” ujar Anggota Pansus percepatan pelepasan aset Kabupaten Tangerang Ahmad Supriadi.

Sepetutnya setalah paripurna selesai, item-item aset yang akan diserahkan bisa diekspose secara luas. Pengumu­man bisa dilakukan melalui berbagai cara, bisa melalui media elektronik, ko­ran atau cara lalinya.

Sebelumnya, pelimpahan aset dari Pemkab Tangerang menunggu kesia­pan dari Pemkot Tangerang. Sebanyak 56 aset berupa tanah dan bangunan telah siap untuk dilimpahkan.

Kabid Aset BPKAD Kabupaten Tangerang Fahmi Faisuri mengaku se­luruh tahap persiapan telah rampung dikerjakan, termasuk urusan surat me­nyurat aset sebelum diparipurnakan. “Su­dah siap semuanya, sampai urusan surat menyuratnya pun sudah clear semua. Tinggal menunggu upaya dari Pemkot Tangerang saja,” kata Fahmi.

Ia berharap pelimpahan aset dapat dilakukan secara bersamaan setelah me­lalui tahapan paripurna pada masing-masing daerah. Pelimpahan aset me­merlukan persetujuan pihak eksekutif dan legislatif sebelum diserahterimakan.

Meski nilai aset yang akan diterima oleh Pemkab Tangerang tidak sebanding yang diserahkan, sambung Hidayat, hal tersebut tidak menjadi pengha­lang dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan. Rencananya, sebanyak 56 aset tak bergerak berupa tanah dan bangunan milik Pemkab Tangerang akan diserahkan kepada Pemkot Tangerang, digantikan dengan tujuh bidang tanah beserta kantor desa.

“Serah terima antar daerah tidak me­lihat pada untung ruginya salah satu daerah, melainkan pada prinsip peman­faatan aset dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Upaya mediasi percepatan pelim­pahan aset sebelumnya juga pernah melibatkan BPK sebagai mediatornya. Namun upaya sejak tahun 2016 itu be­lum juga menemukan titik temu sampai sekarang.

Setidaknya, Rp 315 miliar lebih dari nilai aset Pemkab Tangerang akan dilepas kepada Pemkot Tangerang. Ke­semuanya aset tanah dan bangunan. Rencananya, rapat pembahasan per­cepatan pelepasan aset akan dilakukan antar Sekertaris Daerah (Sekda) Kabu­paten dan Kota Tangerang, pada Selasa (21/11) mendatang. Pertemuan akan membahas mekanisme penyerahan aset lebih lanjut. (mg1/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.