Jangan Ganggu Pesta Rakyat

TANGERANG, SNOL—Pilkada Kota Tangerang adalah momentum de­mokrasi di mana pemimpin-nya di­pilih oleh rakyat. Untuk itu, sudah semestinya penyelenggara pemilu tidak merusak pesta rakyat dengan segala bentuk pelanggaran-pelangg­aran.

Malah sebaliknya penyelanggara haruslah memfasilitasi agar rakyat bisa memilih siapa yang memang layak memimpin mereka. Pernyata­an itu disampaikan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang Agus Muslim saat mem­berikan sambutan dalam launching Pilkada Kota Tangerang 2018-2013 di Lapangan Ahmad Yani, Kecamatan Tangerang, Senin (21/11).

“Kita berikan fasilitas, dari struk­tur, infrastruktur hingga logistik dan lain-lain. KPU sudah PPK, PPS, se­mentara Panwaslu sudah memben­tuk Panwascam dan PPL, jadi suk­ses tidaknya pesta rakyat tergantung fondasi ini yakni KPU dan Panwaslu,” ucapnya dengan nada menggebu-gebu Menurut Agus adalah KPU, Panwaslu harus betul-betul serius menjalankan tugasnya agar pesta ini benar-benar sukses.

“Sebab kalau kalau pesta rakyat nanti cacat, apalagi oleh penyeleng­gara, maka sangat luar biasa pesta dirusak oleh panitianya. Ibarat pes­ta pernikahan, KPU dan Panwaslu adalah panitia. Masa iya pilkada mau dirusak sama KPU dan Panwaslu,” ujarnya. Untuk itu KPU dan Pan­waslu harus menjaga pesta ini, agar rakyat memilih dengan enak, baik dan tanpa kecurangan. “Haram hu­kumnya bagi penyelenggara melaku­kan pelanggaran,” ucapnya.

Sementara, Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi mengatakan, kegiatan launching pilkada kali ini bersamaan dengan deklarasi ger­akan “saya mencoblos” dengan meli­batkan semua elemen masyarakat dan unsur pemerintahan di Kota Tangerang.

“Kita mengajak semua masyarakat Kota Tangerang mulai dari pemilih pemula sampai dengan pemilih-pemilih yang lainnya. Segmentasi kita masih dengan go to scool, go to kampus, dan banyak lainnya. Hara­pan kita dengan gerakan saya men­coblos ini bisa tersebar luas kepada masyarakat Kota Tangerang sehingga target partisipasi kita pada Pilkada kali ini dapat tercapai sebanyak 78 persen,” papar Sanusi.

Selain itu, lanjutnya, masih ada beberapa kegiatan besar lainnya dari KPU Kota Tangerang untuk menyuk­seskan Pilkada 2018. “Minimal ada empat kegiatan lagi yang akan kita laksanakan, diantaranya adalah ger­ak jalan sehat di setiap kecamatan, kemudian pawai kampanye jika nanti sudah ada calon, dan kita juga terus melakukan kegiatan yang ber­basis masyarakat, bahkan kita nanti terjun langsung ke RT/RW untuk me­masang alat peraga sosialisasi dan alat peraga kampanye calon disetiap rumah untuk mensukseskan Pilkada Kota Tangerang,” imbuhnya.

Sementara Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin, dalam sam­butannya mengatakan, kegiatan peluncuran Pilkada 2018 menan­dai sebuah siklus pembangunan. Maka dalam hal ini, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah harus berkomitmen bersama untuk me­nyukseskan Pilkada 2018.

“KPU sebagai penyelenggara tidak bisa bekerja sendiri untuk menyukseskan Pilkada, karena perlu peran masyarakat. Ini meru­pakan salah satu estafet kepe­mimpin, maka peran masyarakat akan sangat penting untuk me­nentukan pilihan, sehingga proses pembangunan khususnya di Kota Tangerang kedepannya akan berja­lan baik,” katanya. (made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.