KPPI Dorong 30 Persen Keterwakilan Perempuan

TANGERANG, SNOL—Para perempuan Kota Tangerang makin berkiprah dalam perpolitikan. Melalui wadah Kaukus Perempuan Politik Indone­sia (KPPI) Kota Tangerang, mereka menghimpun diri membuktikan bah­wa kaum Hawa pun mampu berbuat untuk kemajuan Kota Tangerang.

Dikomandani oleh Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi, ada 30 perempuan yang tergabung dalam wadah ini. Para perempuan terse­but mewakili seluruh partai politik di Kota Tangerang. Se­lain KPPI, juga dibentuk Kaukus Perempuan Parle­men (KPP). Ang­gota KPP adalah para perempuan di Kota Tangerang yang duduk di kursi DPRD Kota Tangerang.

Ketua KPPI Kota Tangerang, Suparmi menjelaskan, salah satu tu­juan dari hadirnya KPPI adalah ikut mendorong terwakilan perempuan 30 persen dalam kursi parlemen. “Saat ini keterwakilan perempuan di DPRD Kota Tangerang baru 20 pers­en saja, ke depan paling tidak kita inginkan keterwakilan perempuan adalah minimal 30 persen,” ujarnya usai pelantikan pengurus KPPI Kota Tangerang periode 2017-2021 di Ge­dung Jiwasraya, Cikokol, Tangerang, Selasa (21/11).

Di KPPI, para perempuan diajak untuk lebih mengenal potensi diri khususnya dalam bidang politik. Se­bab tidak jarang perempuan yang ingin berkecimpung dalam dunia ini terhambat oleh munculnya berbagai anggapan yang merugikan. Salah sa­tunya adalah politik tabu buat perem­puan. “Padahal perempuan bisa lebih dalam menggali potensi mereka khu­susnya dalam bidang politik,” ujarnya.

Maka tak heran, karena hambatan itu pula, tingkat partisipasi perem­puan di Kota Tangerang dalam poli­tik di mata Suparmi masih kurang. “Ada banyak kendala, yang pertama salah satunya adalah kendala izin dari keluarga, khususnya suami. Berikutnya masih muncul anggapan bahwa perempuan berpolitik itu tabu. Berikutnya lagi, mindsetnya yang terbentuk adalah perempuan masih di bawah laki-laki, pokoknya masih kurang (tingkat partisipasin­ya),” ujarnya.

Karenanya berkecimpung dalam dunia politik harus berdasarkan panggilan hati. “Kalau bidang poli­tik dijadikan profesi, maka bisa stres kita, makanya harus dilatarbelakangi panggilan hati,” ucapnya.

Sementara, Ketua Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Kota Tangerang Yati Rohayati berharap, dengan sudah terbentuknya KPP maka, kualitas dan kuantitas perem­puan di parlemen Kota Tangerang akan semakin meningkat. “Sesuai cita-cita paling tidak anggota DPRD Kota Tangerang pada periode men­datang mencapai 30 persen,” ujarnya. Selain itu, yang lebih penting ujarnya jangan sampai keberadaan perem­puan di DPRD Kota Tangerang hanya sekadar jadi pelengkap. (made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.