Pelayanan Puskesmas Disorot

SERPONG,SNOL— Pelayanan kesehatan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih menjadi sorotan. Puluhan warga dan mahasiswa menuding masih ada pelayanan kepada masyarakat di salah satu Puskesmas yang tidak maksimal.

Gerah dengan hal tersebut mereka pun menggelar aksi demo di depan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel, di Jalan Rawa Buntu Keca­matan Serpong. Mereka menuntut perbaikan kinerja fasilitas dasar pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas.

Mereka protes lantaran pelayanan Puskesmas belum menunjukkan kinerja maksimal dalam melayani kesehatan masyarakat. Massa aksi membawa beberapa spanduk un­tuk menyuarakan aspirasi mereka. Salah satu spanduk bertuliskan “Mau berobat kok susah? Tingkat­kan pelayanan kesehatan Tangsel”.

Dalam orasinya, koordinator aksi dari himpunan mahasiswa Islam (HMI) komisariat Pamulang, Fikrul Izzatil Wahid menyatakan bahwa pelayanan kesehatan di salah satu Puskesmas Tangsel sangat tidak profesional.

“Coba bayangkan, baru jam 13.30 WIB, seluruh pegawai Puskesmas dan dokternya sudah pulang dan tutup. Padahal di papan Puskesmas tersebut terpampang jelas Puskesmas buka 24 jam,” ujar Fikrul, , Senin (20/11).

Pihaknya berharap, Dinkes segera memperbaiki pelayanan kesehatan agar lebih optimal dan maksimal dari aspek pelayanan yang dibutuh­kan masyarakat.

“Kita akan berikan data, aksi ini bukan untuk pertama kali tapi ada tindaklanjutnya lagi, sampai dengan tingkat kementerian Keseha­tan, camkan itu,” ancamnya.

Menanggapi tuntutan massa, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tang­sel, Suhara Manulang langsung me­nemui pendemo. Dia mengajak per­wakilan pendemo berdialog untuk mencari solusi bersama persoalan tersebut.

Suhara meminta pengunjukrasa menunjukkan bukti ketidakprofe­sionalan jajarannya dalam mem­berikan pelayanan kesehatan ke masyarakat. Sebab, akan sangat kesulitan menindak anak buahnya jika tak memiliki bukti. “Kami akan melakukan tindakan tegas terh­adap pelaku yang tidak melayani masyarakat dengan baik, tapi sam­paikan ke kami dengan bukti,” kata Suhara.

“Mari kita duduk bersama, Jika kami tidak melakukan silahkan, hak adik-adik melakukan apapun, ini negara hukum, saya siap, hari ini dicopotpun saya siap,” tegasnya. (jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.