Distributor Aksesoris HP Diduga Tak Berizin

KOSAMBI,SNOL- Distributor aksesoris Handphone (HP) milik UD Sumber Rezki di Kawasan Pergudangan Mu­tiara Kosambi, Kelurahan Kosambi Timur Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang, diduga tidak menganton­gi izin dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang sebagai salah satu syarat berdirinya aktivitas usaha dagang (UD).

Anggota Badan Peneliti Aset Negara (BPAN) Kecamatan Kosambi Sukaryo mengatakan, berdasarkan penelusuan pihaknya di kawasan pergudangan yang ada di Kecamatan Kosambi, masih ada pengusaha yang tetap beroperasi meski belum mengantongi izin dari Pemkab Tangerang. Ada juga pengusaha yang menyalahi izin yang dikeluarkan oleh Pemkab Tangerang. Salah satunya dis­tributor aksesoris HP milik UD Sumber Rezki di kawasan Pergudangan Mutiara Kosambi diduga tidak mengantongi izin namun tetap beroperasi.

“Saya pernah mendatangi gu­dang distributor aksesoris HP milik UD Sumber Rezki untuk konfrmasi menanyakan surat izin namun mereka hanya bisa melihatkan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU), itu juga sudah tidak berlaku,” kata Sukaryo ke­pada Satelit News, Jumat (24/11).

Berdasarkan keterangan dari salah satu karyawan yang kebetulan kenal dengannya, gudang milik UD Sumber Rezki itu memproduksi aksesoris HP seperti Charger HP, Power Bank, Car Charger Car, dan e Tol Card yang kesemuanya merek HK. “Karyawan UD Sum­ber Rezki itu banyak, anehnya meski ada lokasi parkir namun tidak ada satupun yang membawa kendaraan baik motor dan mobil. Hanya orang kepercayaan saja yang bawa mobil,” tuturnya.

Dia melihat banyak keganjilan di ak­tivitas distributor aksesoris itu. Selain aktivitas dalam gudang tertutup, semua ruangan gudang berlantai dua dipasang CCTV yang diduga selain untuk menge­tahui aktivitas karyawan juga kativitas di luar. “Informasinya distributor aksesoris HP ini bukan hanya memiliki satu gu­dang tapi ada lebih dari satu yang ber­beda Blok,” tuturnya.

Fiter, yang mengaku keponakan pemi­lik UD Sumber Rezki ditemui wartawan di gudang tersebut di kawasan pergu­dangan Mutiara Kosambi Bloc C7 No­mor 22, mengaku tidak mengetahui perihal apakah UD Sumber Rezki sudah memilki izin atau belum. “Nanti saya akan tanyakan ke paman saya tapi kalau benar SKDU yang disebut sudah mati tinggal diperpanjang saja. Gampang kan,” singkat Fiter namun Sayang dia melarang Satelit News untuk masuk me­lihat aktivitas di dalam gudang.

Dihubungi terpisah, Camat Kosam­bi Toni Rustonii mengaku tidak per­nah menandatangani SKDU atas nama UD Sumber Rezki yang berak­tivitas di kawasan pergudangan Mu­tiara Kosambi. Dirinya berjanji akan mengkroscek langsung aktivitas di gudang tersebut pada Senin (27/11) mendatang sesuai dengan surat per­intah Bupati Tangerang A Zaki Iskan­dar agar Camat lebih aktif memantau aktivitas gudang dan industri agar kejadian musibah kebakaran pabrik kembang Api di Desa Belimbing, Ke­camatan Kosambi tidak terulang.

“Kalau aktivitas gudang milik UD Sumber Rezki betul tidak memiliki izin, kita akan merekomendasikan ke Satpol PP Kabupaten Tangerang un­tuk dilakukan penutupan,” tegas Toni.(imron/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.