Ditarget 8 M, Baznas Gandeng Pemkot

CIPONDOH, SNOL—Potensi zakat Kota Tangerang mengalami peningkatan tiap tahun. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang menargetkan target penerimaan zakat tahun men­datang hingga 2018. Target peningkatan dua kali lipat dari target Rp 4 miliar ta­hun ini tersebut disampaikan di Rapat Kerja (Raker) Baznas 2017, di Hotel Narita, Cipondoh, Rabu (29/11).

Peningkatan capaian zakat di Kota Tangerang berlangsung sejak awal mu­lai didirikan tahun 2012. Kepala Baznas Kota Tangerang Aslie Elhusyairy me­nyebut, penerimaan zakat di 2015 saja meningkat dua kali lipat lebih diband­ing penerimaan di tahun 2016. Se­mentara di tahun ini, sambung Aslie, pihaknya juga telah melampaui target zakat hingga 110 persen, atau Rp 4,4 miliar dari target Rp 4 miliar.

Asli menjelaskan, kenaikan tersebut menjadi dasar pihaknya menargetkan Rp 8 miliar di 2018. Namun, Asli menegas­kan, upaya pencapaian target tersebut memerlukan kerjasama sejumlah pihak. Dia mengatakan, sejumlah program ker­jasama tengah dirancang untuk menjar­ing ceruk zakat di sejumlah intansi, baik negeri maupun swasta, salah satunya payroll sistem.

“Kita ada rencana (terapkan) payroll sistem, ini merupakan sistem yang luar biasa. Di Bandung, pak Kamil (Walikota Bandung) itu menggunakan payroll sistem ini, pemotongan langsung, tapi tentu ini ada payung hukum dari pem­da. Kalau ini dilakukan, kita optimis bahwa Kota Tangerang akan menjadi leading. karena Bandung yang tadinya, 1 miliar, dengan sistem ini bisa perbu­lan 2,5 miliar, itu dari seluruhnya (swas­ta dan negeri),” jelasnya.

Selain itu, Aslie melanjutkan, pi­haknya juga bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Infomasi (Diskominfo) Kota Tangerang dalam penyediaan lay­anan zakat online Ayo Zakat. Layanan yang diluncurkan beberapa bulan lalu ini, sebut Aslie, direspon positif oleh masyarakat. Dia mencatat, terdapat kurang lebih 3.000 orang sudah meng­gunakan aplikasi terintegrasi Tangerang Live tersebut.

“Itu juga hal yang luar biasa, Kominfo telah membantu kami membuat ap­likasi ayo zakat, dan ini sudah digu­nakan 3.000 orang lebih dan dampak­nya sudah banyak yang masuk zakat. Kami kontrol tiap akhir bulan udah mulai mereka dari mana-mana yang tidak sempat datang atau bagaimana, melalui aplikasi ini dan mereka bayar melalui bank,” tambahnya.

Raker bertema Pengarusutamaan ZIS Dalam Tujuan Pembangunan Berkelan­jutan di Kota Tangerang ini salah satu­nya bertujuan merumuskan sejumlah program di tahun mendatang. Terkait hal tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Tangerang, Dedi Mahfu­din berpesan agar peserta tidak ragu menyampaikan idenya. Bahkan, kalau perlu, sambung Dedi, peserta diminta lantang menyuarakan aspiras demi kelancaran program.

“Saya minta peserta jangan ragu, jangan segan. Khususnya peserta dari wilayah, kecamatan, dan kelurahan ter­kait fasilitas, jika perlu lantang. Ini kan demi kepentingan bersama, kepentin­gan umat. Tujuan organisasi juga bisa dicapai kalau memang semua pengu­rus dalam kesamaan visi dan misi. Di raker ini coba keluarkan semua.” kat­anya dalam sambutan.

Di sela sambutan, Dedi juga men­gatakan, ke depan akan dibentuk tim untuk mengaudit Baznas. Tim terse­but, sambung Dedi, akan memastikan sejumlah proses pengumpulan serta pneyebaran zakat berjalan sesuai sya­riah. Dia meyakini, akuntabilitas yang teruji akan mengundang kepercayaan publik terhadap Baznas.

“Baznas harus siap diaudit secara profesional dan syariah sehingga may­srakat percaya,” jelasnya.

Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin mengatakan, Pemerintah Kota selalu mendukung sejumlah program Baznas. Dia mengatakan, upaya mendorong kesadaran publik untuk berzakat di­lakukan pemkot bersama Bazanas serta Kemenag. Dia berharap raker kali ini mampu membuahkan sejumlah kebi­jkaan yang mensejahterakan umat.

“Mudah-mudahan bisa menyusun program kerja untuk kepentingan ma­syarakat, semuanya. Pemkot selalu mendukung kegiatan baznas, kita lihat dengan ada peningkatan setiap tahun­nya itu kerana ada dukungan sejumlah pihak, termasuk pemkot. Kita mendo­rong kepada semua lapisan masyarakat, para pegawai untuk membayar zakatnya melalui baznas ini,” pungkasnya. (irfan/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.