2.000 Keping KMT Mulai Dibagikan

11 Gerbong Khusus Dibranding Destinasi Wisata

RANGKASBITUNG, SNOL—Pemerintah Kabupaten (Pemk­ab) Lebak secara gratis, mulai membagikan 2000 keping Kartu Multi Trip (KMP) kereta com­muter line kepada pengguna jasa Kereta Api (KA) di atas KA di Stasiun Rangkasbitung dan Sta­siun Citeras. Kegiatan tersebut, selain salahsatu rangkaian hari jadi Kabupaten Lebak ke 189, juga untuk mendongkrak wisa­tawan masuk ke Lebak. Meng­ingat, pada launching KMT tersebut tidak hanya dibagikan KMT, melainkan sedikitnya 11 gerbong kereta commuter line di branding destinasi wisata Lebak.

Bupati Lebak, Iti Octavia men­gatakan, launching KMT edisi khusus ini merupakan rang­kaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Lebak ke 189. Katanya, perlu diketahui, den­gan telah dibukanya akses kere­ta api Commuter Line merupak­an salah satu modal besar untuk dapat dimanfaatkan dalam mendukung pertumbuhan eko­nomi masyarakat menuju Kabu­paten Lebak Sejahtera.

“Pemkab Lebak mencetak 10 ribu keping KMT, 2000 dibagi­kan secara gratis, sedangkan 8 ribu untuk di jual belikan di Jabodetabek,” kata Bupati Iti, Senin (4/12).

Menurutnya, sisi pemasaran parawisata saat ini mulai meng­geliat dan sudah dikenal di luar Kabupaten Lebak. Bahkan, di­harapkan terus meluas hingga ke Mancanegara. Terbukti, tercapainya target kunjungan wisatawan di Tahun 2017 se­banyak 500 ribu pengunjung, melebihi target yang telah ditetapkan sebanyak 502 ribu pengunjung.

“Data tersebut dipastikan akan terus bertambah, seiring masih banyaknya event kegiatan dan promosi yang akan dilak­sanakan Pemkab Lebak sampai akhir tahun. Salah satunya, fes­tival hutan adat karang, festi­val sawarna timur dan festival baduy,” paparnya.

Ke depan tambah Iti, di tahun 2018 diharapkan dengan tero­bosan seperti ini wisatawan ma­suk ke Lebak terus meningkat. Sebab, dengan terus meningkat­nya wisatawan, dipastikan per­tumbuhan ekonomi masyarakat Lebak akan mengalami pening­katan, khususnya yang berada di daerah wisata.

“Target pengunjung di Tahun 2018 sesuai dengan RPJMD Leb­ak sebanyak 750 ribu orang. Ini pekerjaan rumah kita. Dengan KMT ini, target tersebut sangat mungkin bisa terealisasi,” ha­rapnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Ka­dispar) Lebak, Hayat Syahida menambahkan, promosi wisata Lebak melalui KMT ini diharap­kan mampu mendongkrak sek­tor parawisata di Kabupaten Lebak. Paling tidak katanya, pariwisata di Lebak bisa di kenal oleh pengguna Commuter Line. Karena, ribuan orang per hari menggunakan fasilitas kereta api, untuk kegiatan perjalanan, bekerja, maupun yang lainnya.

“Tahun 2018, kami optimis target yang ditetapkan akan tercapai. Sebab, terlihat di ta­hun 2017 yang menyisakan satu bulan lagi, target sudah terlam­paui,” pungkasnya.

Beberapa sarana pendukung tambahnya, mulai dibenahi, seperti infrastruktur jalan, pena­taan taman-taman di kawasan perkotaan, serta beberapa sa­rana prasarana lainnya. (muly­ana/mardiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.