Jalur Pandeglang – Serang Dialihkan Selama 4 Hari

Ada Pelebaran Jalan, Pohon dan Trotoar Dibabat

PANDEGLANG,SNOL–Untuk kepentin­gan pelebaran jalur Pandeglang – Se­rang sepanjang 500 meter, tepatnya di Kampung Curugsawer, Kelura­han Pandeglang, Kecamatan Pande­glang, Kabupaten Pandeglang, tahun 2018 nanti. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, terpaksa membabat puluhan pohon mahoni yang sudah tumbuh puluhan tahun, serta trotoar disepanjang jalur tersebut.

Pantauan dilokasi, dalam penem­bangan pohon dan pembongkaran paving blok tersebut, membuat arus lalu lintas harus di rekayasa oleh Sat­lantas Polres Pandeglang. Karena, akses tersebut benar-benar tidak bisa dilalui selama pekerjaan berlangsung.

Bahkan, bukan hanya personel Satlantas saja yang diterjunkan. Puluhan anggota Sabhara Polres Pandeglang, yang lengkap menggu­nakan senjata api laras panjang, juga ikut serta mengamankan pekerjaan tersebut, berikut puluhan Satpol PP juga terlihat dilokasi.

Pelaksana Teknis DPUPR Provinsi Banten, Taudin Anwar membenar­kan, adanya penebangan pohon yang dilakukannya itu. Katanya, hal itu di­lakukan demi kepentingan pelebaran jalur Pandeglang – Serang sepanjang 500 meter.

“Land Clearing (penyiapan lahan) yang kami lakukan ini, untuk kepent­ingan tahun depan (tahun 2018,red). Jalan ini akan dilebarkan, sepanjang 500 meter. Pelebarannya itu, baik yang kiri atau yang kanan lebarnya masing-masing 5 meter. Jadi, diren­canakan nanti jalan ini lebarnya to­tal menjadi 16 meter,” kata Taudin, Senin (4/12).

Menurut rencana yang sudah di­jadwalkan katanya, dilebarkannya jalan tersebut sepanjang 500 meter. Karena, ke depannya jalan itu akan dijadikan median jalan (dua jalur). “Pekerjaan land clearing ini kami rencanakan juga selama empat hari berturut-turut. Mudah-mudahan, cu­aca tidak ekstrim. Karena lebih cepat lebih baik,” harapnya.

Sementara, Kaur Lantas Satlan­tas Polres Pandeglang, Iptu Mugiono mengatakan, penebangan pohon yang dilakukan DPUPR Provinsi Banten, membuat pihaknya ikut turun tangan melakukan rekayasa jalur di dua titik. “Titik yang kami rekayasa ada dua, yak­ni dari Sukarela dan Cigadung. Rekaya­sa ini sesuai sprint yang kami terima, yakni harus dilakukan selama empat hari berturut-turut,” ungkapnya.

Ditambahkannya, jadi para pen­gendara dari arah Sukarela akan dibelokan kearah pasar Ciherang, langsung mengarah ke Kadubanen. Begitu juga, para pengendara dari arah Labuan, diminta selama empat hari agar melintas ke Kadubanen dan nanti akan keluar di pertigaan Ciga­dung. Untuk pengendara dari Ciga­dung, disarankan agar masuk jalur lintas AMD tembus ke Kadubanen.

“Jumlah anggota yang dikerahkan banyak sekali. Kan yang dikerahkan bukan dari Lantas Pandeglang saja, tetapi dari anggota Sabhara juga di­kerahkan untuk melakukan penga­manan, intelkam dan Reskrim. Kami, tugasnya untuk merekayasa jalur,” pungkasnya. (nipal/mardiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.