Cempaka dan Dahlia Berlalu

BNPB: Tetap Waspada!

JAKARTA,SNOL— Siklon Tropis Cempaka dan Dahlia yang ber­dampak cuaca ekstrim di se­bagian wilayah Indonesia per­lahan mulai mereda. Namun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mem­perkirakan cuaca ekstrim masih akan mengintai hingga Februari 2018.

Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan pers di kantornya, Selasa (5/12).

Sutopo mengatakan, BMKG memprediksi pada 4 Desember hingga 12 Desember 2017, daerah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta Jawa Tengah bagian Utara mengalami monsoon break. Di mana, curah hujan akan rendah atau dapat dikatakan “hujannya istirahat”.

“Jawa Tengah ke arah Jawa Timur bagian selatan, hingga Nusa Tenggara mengalami curah hujan sedang hingga tinggi,” kata Sutopo.

Sementara itu, pada Desember 2017 hingga Februari 2018 meru­pakan periode puncak musim hujan. Khususnya bagi wilayah Sulawesi Selatan, Jawa, Bali, hing­ga Nusa Tenggara. “Maka perlu diwaspadai banjir, longsor, dan puting beliung,” ujar Sutopo.

Seperti diketahui, Siklon Tro­pis Cempaka menyebabkan 28 kabupaten/kota di Jawa terdam­pak. Sebanyak 28.190 jiwa mengungsi. Dan 41 jiwa meninggal dunia dan hilang.

Daerah terdampak paling parah adalah Pacitan, Wonogiri, Gunung Kidul, Wonosobo, dan Purworejo. Tak hanya itu, banjir dan longsor juga menyebabkan 4000 lebih rumah mengalami kerusakan. (put/jpg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.